Menggunakan Google Analytics untuk Strategi Digital Marketing Anda

Menggunakan Google Analytics
28 Juli 2016
Bagikan artikel ini
  • 19
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    19
    Shares

Bagikan artikel ini :

Apakah Anda mencari cara menggunakan Google Analytics untuk membantu strategi digital marketing Anda?

Jika Anda tidak terbiasa dengan Google Analytics, memang akan sedikit rumit pada awalnya. Dengan begitu banyak data yang tersedia untuk diolah, sulit untuk mengetahui mana yang harus dicari untuk menemukan metrik yang paling penting.

Marketer yang ingin lebih memahami audience mereka, dan memperkuat strategi marketing mereka, perlu tahu cara terbaik untuk memanfaatkan semua data yang tersedia dalam Google Analytics.

Tanpa mengetahui bagian mana yang haris diperhatikan, Anda bisa menghabiskan waktu menggali melalui platform dan pergi dengan kepala Anda berputar.

Demikian pula, tanpa menganalisis traffic website Anda, sulit untuk menilai efektivitas strategi marketing Anda saat ini dan tahu kapan saatnya untuk membuat perubahan.

Jika Anda tahu cara menggunakan Google Analytics dengan tepat, Google Analytics dapat memberikan insight atau pemahaman yang berharga tentang siapa yang mengunjungi website Anda, bagaimana mereka sampai di situ dan page mana yang biasa digunakan untuk menghabiskan waktu para pengunjuang.

Ini adalah data yang kuat bagi Anda, dapat digunakan untuk meningkatkan strategi digital marketing.

Gambaran tentang Google Analytics

Google Analytics adalah tool yang ampuh untuk berbagai macam bisnis online, berbagai brand maupun para blogger.

Dengan menggunakan Google Analytics, Anda dapat menemukan banyak data tentang website Anda yang dapat digunakan untuk meningkatkan strategi marketing  dan pengembangan bisnis Anda.

Bagian belakang Google Analytics dipecah menjadi delapan bagian utama: Dashboards, Shortcuts, Intelligence Events, Real-Time, Audience, Acquisition, Behavior dan Conversions.

Menggunakan Google Analytics

Hampir semua delapan bagian ini berisi sub-bagian yang menyediakan berbagai macam data, tetapi tidak semua bagian sangat penting bagi marketer untuk diperhatikan.

Sebelum kita menyelami ke bagian yang paling penting bagi marketer, mari kita mengenal beberapa istilah dasar di Google Analytics:

  • Users: ini adalah orang-orang yang telah mengunjungi setidaknya sekali dalam rentang tanggal yang dipilih, dan termasuk pengunjung baru dan yang kembali mengunjungi website Anda.
  • Dimensions: Ini adalah karakteristik deskriptif suatu objek. Misalnya, browser, halaman keluar (exit page) dan durasi semua sesi termasuk juga dalam dimensions.
  • Metric: Ini adalah statistik individu dimensi, seperti rata-rata sesi durasi atau screenviews.
  • Bounce Rate: ini adalah persentase kunjungan satu halaman, yang berarti bahwa seseorang meninggalkan situs Anda dari halaman yang sama di mana mereka datang; alias, mereka tidak berinteraksi dengan website Anda.
  • Session: Sesi adalah periode waktu bahwa pengguna secara aktif terlibat dengan website Anda.

Anda telah mengetahui beberapa istilah dasar dai Google Analytics, mari kita bahas bagian mana yang ingin Anda perhatian yang besar dalam rangka untuk menghemat waktu dan memperkuat strategi digital marketing Anda.

Hal yang perlu diperhatikan dalam Menggunakan Google Analytics

Ada tiga bagian yang paling penting bagi marketer: Acquisition, Audience dan Behavior.

Menggunakan Google Analytics

Bagian audience memberikan banyak data tentang pengunjung website Anda. Bagian ini berisi beberapa sub-bagian yang memberikan informasi tentang jenis kelamin, usia dan lokasi pengunjung website Anda.

Anda juga dapat menemukan informasi tentang interest mereka, serta browser dan perangkat mobile yang digunakan untuk mengakses website Anda.

Bagian Acquisition akan memberikan informasi rinci tentang bagaimana orang-orang datang ke website Anda. Mengolah Tab “All Traffic” akan menunjukkan dengan tepat bagaimana orang-orang tiba di website Anda,  apakah itu melalui mesin pencari, sosial media atau kontributor blog  Anda.

Menggunakan Google Analytics

Bagian Behavior membantu Anda memahami bagaimana orang berinteraksi dengan website Anda. Anda akan mengunjungi bagian ini untuk lebih memahami halaman di Website Anda yang paling populer.

Menggunakan Google Analytics

Berfokus pada tiga bagian ini akan membantu Anda menghemat waktu ketika menganalisis melalui Google Analytics.

Ketika digunakan bersama-sama, informasi yang ditemukan dapat membantu Anda membuat keputusan tentang marketing (baik itu blogging atau posting media sosial,) yang paling berguna dalam mengarahkan traffic website.

Menganalisis bagian ini dalam Google Analytics akan memberi Anda wawasan yang akan memungkinkan Anda untuk membuat keputusan marketing yang cerdas, tentang jenis dan penempatan konten yang Anda gunakan pada website Anda.

Traffic Channels

Sebelum kita mengetahui tentang siapa saja sebenarnya yang mengunjungi website Anda, penting untuk memahami bagaimana mereka sampai di website Anda.

Untuk melihat berbagai sumber traffic untuk jangka waktu tertentu, pergi ke tab Acquisition dan klik “All traffic” di menu dropdown. Pilih tombol “Channels,” atur periode waktu di bagian atas panel dan scroll ke bawah untuk melihat hasilnya.

Menggunakan Google Analytics

Berikut adalah rincian sederhana beberap saluran (channel) yang berbeda tersebut:

  • Direct: Pengunjung yang datang langsung ke website Anda. Mereka juga langsung mengetik URL Anda ke browser mereka, klik pada bookmark atau klik link dalam email. Traffic langsung adalah indikator kuat dari kekuatan brand Anda.
  • Organic Search: Anda dapat berterima kasih pada mesin pencari seperti Google untuk pengunjung website ini. Seorang pengunjung organik adalah seseorang yang sampai ke website Anda dengan mengklik pada link dari halaman hasil mesin pencari. Banyak traffic organik merupakan indikator kuat dari nilai konten Anda dan strategi SEO.
  • Paid Search (Iklan) : Anda akan menemukan setiap kampanye paid search (Google AdWords) di panel melihat ini. Banyak traffic paid search berarti bahwa Anda Google AdWords bekerja dengan baik.
  • Referral : Ini merupakan pengunjung yang mengklik link di situs lain lalu mendarat di website Anda. Tahun yang lalu, sebelum sosial media seperti sekarang ini, semua traffic lainnya (yang tidak langsung atau organik) ada di tab referral. Dalam beberapa tahun terakhir, Google menciptakan tab terpisah untuk traffic sosial, yang mempermudah marketer untuk fokus hanya website lain yang mengarahkan traffic ke website milik mereka. Jika Anda menggunakan guest blog, ini adalah bagian yang dilihat untuk berapa banyak traffic yang didorong ke situs Anda dari guest blogging Anda. Banyak traffic referral berarti website Anda sedang banyak dibicarakan oleh beberapa website lain.
  • Social : ini adalah bagian favorit sosial media marketer dalam menggunakan Google Analytics karena itu menunjukkan channel sosial media mana yang mendorong sebagian besar traffic ke website mereka. Data ini dapat digunakan untuk membentuk strategi sosial media marketing Anda.
  • Email : Jumlah pengunjung yang datang ke website Anda dari kampanye email.Jika Anda melakukan banyak email marketing, Anda perlu menggalinya di sini untuk melihat seberapa efektif kampanye email Anda.

Melihat traffic channel atau sumber traffic ini akan memungkinkan Anda untuk melihat channel mana yang mengarahkan traffic terbesar ke situs Anda.

Anda akan melihat daftar channel dalam urutan mana yang paling banyak mendorong traffic ke website Anda. Channel paling atas adalah salah satu yang mendorong sebagian besar traffic ke website Anda.

Untuk menggali lebih dalam data tersebut, klik setiap channel untuk melihat informasi lebih lanjut.

Misalnya, ketika klik Social, Anda bisa melihat seluruh daftar situs sosial media (tercantum dalam urutan yang paling banyak mengarahkan traffic) yang mendorong traffic ke situs website Anda selama jangka waktu yang telah dipilih.

Menggunakan Google Analytics

Menganalisis kekuatan channel yang berbeda akan membantu Anda memutuskan mana yang harus Anda fokuskan, dan berpotensi memunculkan ide-ide untuk meningkatkan traffic dari channel lainnya.

Setelah Anda menggunakan google Analytics untuk menganalisis traffic website Anda, berikut adalah beberapa ide untuk meningkatkan traffic di semua jenis channel:

  • Langsung: berbagi link ke website Anda pada teman dan keluarga Anda dengan mereka. Katakan kepada mereka untuk mengetik langsung ke dalam browser mereka Anda akan dapat dorongan traffic langsung yang cukup bagus.
  • Organic Search: Pastikan bahwa Anda menggunakan tag H1 dan H2, meta deskripsi dan kata kunci di semua halaman website Anda dan ketika membuat konten seperti artikel. Semakin kuat SEO Anda, kemungkinan seseorang akan menemukan Anda di mesin pencari.
  • Paid search (Iklan): Coba ubah kata kunci dan/atau opsi penargetan untuk membuat iklan Anda lebih relevan.
  • Referral: Mulai menjangkau blog populer dan forum di industri Anda untuk melihat apakah Anda dapat guest blog atau mungkin akan tampil di website mereka. Berkontribusi konten ke website lain dengan mencutumkan nama dan link website Anda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan traffic referral.
  • Sosial: Meningkatkan frekuensi posting Anda, dan jumlah link yang Anda share di media sosial bisa menghasilkan peningkatan traffic sosial. Disarankan juga meningkatkan usaha Anda pada satu channel pada waktu tertentu untuk melihat mana yang mendorong banyak traffic. Misalnya, membuat bulan Februari untuk fokus di Twitter; bertujuan untuk tweet banyak link yang mendorong traffic ke website Anda dan pada akhir bulan, menganalisis traffic website. Kemudian, bulan Maret, mengalihkan perhatian yang lebih untuk Facebook dan melihat channel sosial mana dari dua platform tadi yang menunjukkan lebih banyak traffic.
  • Email: Mulai dengan memasukkan Call to Action (CTA) dan link yang lebih banyak dalam kampanye email Anda. Pastikan bahwa CTA Anda lebih menonjol di template email Anda untuk mendorong orang kembali ke website Anda.

Setelah Anda telah menerapkan beberapa ide-ide ini, luangkan waktu menggunakan Google Analytic untuk meninjau lagi channel-channel yang tadi guna melihat dampak dari usaha Anda.

Jika usaha Anda untuk menumbuhkan traffic dari satu channel tidak diketahui dalam analisis Anda, coba yang berbeda!

Sebagai contoh, katakanlah Anda memiliki banyak traffic refferal dan traffic organic sangat sedikit. Jika upaya Anda untuk meningkatkan SEO dan traffic organik berdampak kecil, itu mungkin tidak layak untuk terus dilakukan.

Misalnya, Anda lebih baik meneruskan guest blog, jika itu memang terbukti menjadi aktivitas marketing penting yang sebanding dengan  waktu Anda dan usaha.

Demografi Audience

Paham terhadap siap yang mengunjungi website Anda dalam hal usia, lokasi dan jenis kelamin adalah cara terbaik untuk menyesuaikan website Anda sesuai dengan ketertarikan/interest dan preferensi mereka.

Jika Anda ingin konten website Anda dan citra yang terus melekat dengan audience Anda, Anda perlu tahu siapa mereka. Dengan menggunakan Google Analytics, Anda bisa mengetahuinya.

Untuk menemukan informasi ini, pergi ke tab audience. Anda akan fokus pada sub-bagian dari Demografi dan Geo.

Pertama, mari kita lihat pada Demografi Usia dan gender.

Seperti yang Anda lihat, sebagian besar pengunjung website pada contoh di bawah ini berusia 25-34 tahun, diikuti oleh mereka yang berusia 35-44 tahun.

Menggunakan Google Analytics

Mengetahui hal ini, Anda bisa bertujuan untuk membuat konten yang diarahkan, dan dihargai oleh, para profesional muda. Jika website Anda adalah tentang bisnis,Anda bisa membuat konten tentang tips untuk pengembangan profesional dan saran untuk manager dalam memimpin timnya.

Memahami berapa usia pengunjung website Anda, dan apakah mereka laki-laki atau perempuan, sangat membantu jika Anda mencari untuk menangkap perhatian mereka ketika mereka datang di website Anda.

Misalnya, jika 90% dari pengunjung website Anda adalah perempuan, Anda bisa memberikan pengalaman website yang lebih personal bagi mereka dengan memulai halaman “About” atau “Welcome” Anda dengan “Hei Ladies!”

Menggunakan Google Analytics

Melalui analisis bagian Gender, pada contoh di atas Anda dapat melihat bahwa mayoritas pengunjung website adalah perempuan.

Marginnya tidak terlalu berat sebelah, jadi jika Anda pemilik website tersebut Anda tidak perlu untuk menyesuaikan website tersebut untuk perempuan saja. Anda bisa mebuat tampilan website Anda tetap menarik bagi pria dan wanita dengan memilih warna seperti hitam, putih dan hijau.

Mencari tahu usia dan jenis kelamin dari pengunjung website Anda akan berguna jika Anda ingin membuat konten kreatif untuk posting blog Anda dan halaman website yang menangkap perhatian mereka dan mendapatkan kepercayaan mereka.

Selanjutnya, dengan menggunakan Google Analytics,  Anda dapat  melihat dari mana pengunjung website Anda berasal. Pergi ke tab di bawah menu dropdown “Geo”  dan ini akan menunjukkan negara-negara, provinsi dan kota dari audience website Anda.

Menggunakan Google Analytics

Ketika Anda pertama kali klik “Lokasi” Anda akan ditampilkan daftar negara. Jika Website Anda website internasional, melihat negara-negara yang berbeda adalah cara yang bagus untuk mendapatkan wawasan untuk AdWords atau kampanye iklan Facebook Anda akan jalankan.

Anda ingin menargetkan negara-negara dan kota-kota yang sering mengunjungi website Anda.

Menggunakan Google Analytics

Selanjutnya, klik pada masing-masing negara akan membawa Anda ke daftar kota, di dalam negara itu, dari situ pengunjung website Anda berasal. Contohnya seperti di bawah ini.

Menggunakan Google Analytics

Jika Anda tidak melihat kota sebagai kota atas, Anda mungkin ingin mempertimbangkan pergeseran Anda strategi pemasaran, dan konten, untuk menargetkan orang-orang di wilayah geografis Anda.

Penelusuran Konten

Last but not least, penting untuk mencari tahu konten untuk melihat halaman mana yang sering pengunjung sering kunjungi untuk menghabiskan waktunya.

Untuk melakukan ini, klik tab behaviour dan pergi ke menu drop-down Site Content. Anda akan melihat Content Drilldown, serta Landing dan Exit Page untuk melihat halaman yang paling banyak dilihat di website Anda.

Content Drilldown adalah gambaran halaman mana di Website yang paling sering dikunjungi.

Melihat halaman, dan posting blog mana yang paling banyak dilihat oleh audience Anda membantu dalam membimbing strategi pengembangan website Anda.

Menggunakan Google Analytics

Contoh di atas memperlihatkan bahwa homepage sebuah website dan halaman service adalah paling populer.

Selanjutnya, panel Landing page untuk melihat Landing page mana yang banyak dikunjungi orang saat mereka ke website Anda.

Landing Pages view merupakan indikator yang baik dari efektivitas sosial media Anda dan strategi promosi. Untuk contoh beikut ini seperti yang Anda lihat blog dan halaman website yang dipromosikan sebagian ada di atas.

Menggunakan Google Analytics

Jika Anda tidak melihat posting blog yang paling penting dan / atau dipromosikan dari website Anda dan halaman website dalam daftar sepuluh Landing page, saatnya untuk mengevaluasi kembali  mereka dan / atau strategi promosi Anda untuk memastikan Anda mengarahkan traffic ke halaman tersebut melalui sosial media dan kampanye email marketing.

Menggunakan Google Analytics lalu menghabiskan waktu di bagian Behaviour, akan memungkinkan Anda untuk mengembangkan kesadaran tentang konten apa yang paling berharga dan disukai oleh pengunjung website Anda.

Anda dapat menggunakan ini sebagai panduan untuk konten apa yang bekerja (dan yang tidak) tentang topic di blog dan jenis halaman.

Misalnya, jika Anda melihat bahwa halaman posting blog yang sering dikunjungi adalah tentang media sosial, namun tak satu pun dari topik tentang desain ada di peringkat atas, Anda bisa menghabiskan lebih banyak waktu blogging atau menulis tentang sosial media daripada tentang desain.

Kesimpulan

Google Analytics adalah Tool yang sangat kuat.

Dengan memperhatikan demografi audience Anda, Anda akan dapat membuat konten dan citra/image yang Anda tahu, itu diinginkan oleh audience Anda.

Hal ini memungkinkan Anda untuk membuat pengalaman situs yang relevan untuk audiens Anda dan akan membuat mereka datang kembali untuk lebih menghbiskan waktu di website Anda. (Dan itu meningkatkan traffic Anda!)

Ketika Anda mulai memantau traffic refferal Anda menggunakan Google Analytics, Anda akan mulai melihat mana guest blog  yang membantu untuk meningkatkan visibilitas online webiste Anda.

Ini akan membantu Anda menghemat waktu dengan berfokus hanya pada guest blog yang memberikan pengembalian (dalam bentuk kunjungan website) pada usaha pembuatan konten Anda. Demikian pula, dengan memantau ke bagian sosial Anda, Anda akan dibekali data untuk memutuskan sosial media mana yang terbaik untuk berbagi posting blog Anda.

Dengan memanfaatkan, menganalisis, dan berfokus pada berbagai bagian dalam menggunakan Google Analytics, Anda akan memiliki pemahaman yang mendalam tentang siapa audience Anda, apa yang mereka inginkan dan bagaimana mereka menemukan Anda.

Itulah banyak keuntungan dalam menggunakan Google Analytics. Apakah Anda sudah menggunakan Google Analytics untuk strategi digital marketing Anda dengan maksimal? Anda bisa berbagi pengalaman bersama DigitalMarketer.id pada kolom komentar di bawah ini.

 

Bagikan artikel ini :

Bagikan artikel ini
  • 19
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    19
    Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>