Menggunakan Google AMP pada Website WordPress Anda

menggunakan google amp
24 Agustus 2017
Bagikan artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares

Bagikan artikel ini :

DigitalMarketer.id pernah mebahas tentang artikel instan facebook. Pada kolom komentar artikel, ada yang mengatakan bahwa artikel instan Facebook tersebut mirip dengan Google AMP. Nah maka dari itu, kali ini kami akan membahas tentang Google AMP sehingga Anda bisa memperluas informasi Anda.

Google menyediakan Google AMP untuk membantu Anda dalam mempercepat loading website dengan mengurangi beban website Anda.

Pengalaman pengguna dalam mengakses website Anda bisa jadi lebih baik dengan loadaing yang cepat. Selain itu Anda bisa meningkatkan traffic website Anda juga. DigitalMarketer.id akan mengupas apa itu Google AMP dan bagaimana mengintegrasikan dengan WordPress.

Apa Itu Google AMP?

Kepanjangan AMP adalah Accelerated Mobile Pages. Google AMP ini adalah proyek open source yang didukung oleh perusahaan-perusahaan teknologi seperti Google dan Twitter.

Tujuannya adalah untuk membuat beban konten website dapat dimuat lebih cepat bagi pengguna ponsel, hal ini juga dikarenakan semakin canggihnya perangkat mobile dan banyaknya pengguna mobile yang mengakses informasi web.

Format artikel AMP telah digunakan oleh lebih dari 200 publisher, termasuk WordPress.com, dan sudah digunakan di beberapa platform populer berbeda seperti pencarian Google, LinkedIn, Medium, Nuzzel, Pinterest, dan Twitter.

menggunakan google amp

Banyak pengguna ponsel yang sering mengeluh sering merasa lambat mengakses halaman website.

Sebagian besar website yang punya banyak elemen konten saat memuat halaman akan mengambil waktu beberapa detik untuk dapat membuka. Terkadang, meskipun semua optimasi sudah dilakukan oleh pemilik website guna mempercepat loading website mereka untuk dapat cepat diakses pada berbagai perangkat, masih juga terasa lambat.

Nah, AMP ini menggunakan kode HTML dan Javascript yang sangat terbatas. Dengan begitu akan membuat konten Anda dapat di-host di Google AMP Cache.

Sehingga, ketika pengguna melakukan klik link Anda di hasil pencarian maka Google akan secara otomatis akan menampilkan halaman website Anda dari versi Cache yang sudah tersimpan di Google AMP Cache.

Cara kerja Google AMP Cache ini sangat mirip dengan Facebook Instant Artikel. Namun, Artikel Instan milik facebook dibatasi hanya untuk platform Facebook, dan hanya untuk aplikasi mobile.

Google AMP dapat digunakan oleh setiap aplikasi, browser, atau web viewer. Dan saat ini digunakan oleh Google, Twitter, LinkedIn, Reddit, dan masih banyak lagi website besar lain yang sudah menggunakan Google AMP ini.

Kelebihan & Kekurangan dari Google AMP

Salah satu kelebihan paling utama dari Google AMP adalah meningkatkan pengalaman pengguna ponsel yang memiliki koneksi internet lambat.

Kita tahu di Indonesia memiliki kecepatan internet tidak sama, dengan memanfaatkan Google AMP maka halaman Anda akan sangat dimungkinkan dapat termuat meskipun dengan kecepatan internet yang lambat.

Selain itu dapat membantu Anda mendapatkan peringkat lebih tinggi di Google.

menggunakan google amp

Accelerated Mobile Pages membuat website terasa ringan karena hanya menggunakan set HTML, JavaScript, dan CSS yang lebih terbatas.

Yang artinya adalah, Anda tidak dapat menambahkan widget dan fitur tertentu ke website AMP mobile Anda.

Ketika menggunakan Google AMP, kemampuan website Anda dibatasi dalam menampilkan pop up form email, slider dan banner, dan custom website dinamis lainnya.

Untuk sementara ini platform analisis yang mendukung Google AMP hanya Google Analytics, tidak mendukung banyak platform analisis lainnya. Pilihan iklan juga terbatas untuk ditampilakn pada website yang menggunakan Google AMP.

Meskipun banyak hal yang dibatasi, karena manfaat terbesar AMP yaitu untuk membuat beban konten website dapat dimuat lebih cepat bagi pengguna ponsel, Google tetap memprioritaskan halaman yang sudah mendukung Google AMP untuk tampil di halaman pertama di hasil pencarian mobile.

Kekurangan yang lain adalah adanya beberapa keluhan yang disampaikan oleh beberapa pengguna. Mereka dapat kehilangan traffic seluler jika Anda mengaktifkan Google AMP dan juga akan merasa kesulitan ketika beralih kembali dari Google AMP ke versi biasa dikemudian hari.

Yang pasti Google masih terus melakukan perkembangan pada AMP ini. Google AMP ini bersifat open source. Sehingga dalam mengembangkan Google AMP tidak terbatas pada pengembang Google saja, tetapi siapapun dan pihak ketiga manapun bisa berkontribusi dalam mengembangkan AMP

Lalu Jika Anda tertarik dan ingin mencoba menggunakan Google AMP berikut cara setting Google AMP di WordPress.

Menggunakan Google AMP: Cara Setting di WordPress

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk menggunakan Google AMP pada WordPress adalah menginstal dan mengaktifkan plugin AMP pada WordPress Anda.

Ada banyak plugin, Anda bisa memilihnya berdasarkan rating dan berapa pengguna yang telah menginstallnya.

menggunakan google amp

Pada contoh berikut ini, kami menggunakan plugin AMP seperti di bawah ini

menggunakan google amp

Setelah plugin Anda aktif, guna melihat bagaimana situs Anda terlihat pada perangkat mobile menggunakan AMP Anda bisa masuk ke menu Appearance » AMP.

menggunakan google amp

Pada bagian ini, Anda dapat mengubah background header dan warna teks. Warna background Header yang Anda pilih juga akan digunakan sebagai warna link.

Plugin juga akan menggunakan ikon website Anda atau logo jika tema wesbite Anda mendukungnya. Untuk menyimpan perubahan Anda, jangan lupa untuk mengklik tombol “Save and Publish.

Sekarang Anda dapat mengunjungi setiap posting di Website Anda dan menambahkan “/amp/” pada akhir URL Seperti ini:

http://example.com/urlbloganda/amp/

Ini akan menunjukkan postingan Anda dalam versi AMP.

menggunakan google amp

Anda juga bisa tes tampilan amp halaman website Anda dan apakah sudah valid di sini >>> https://search.google.com/test/amp

Jika Anda melihat source code dari posting asli, Anda akan menemukan baris ini di HTML source:

<link rel=”amphtml” href=”http://example.com/urlbloganda/amp/” />

Baris ini memberitahu mesin pencari bahwa halaman Anda menggunakan AMP. Saat Anda mencoba URL dengan menambahkan /amp/ dan melihat halaman kesalahan error 404.

Maka Anda bisa masuk ke menu Settings »Permalinks di admin WordPress Anda dan klik pada tombol “Save Changes”. Anda tidak perlu mengubah apapun disini, Anda cukup klik tombol save changes dan semua akan bekerja dengan baik pada website Anda.

Cara Custom Tampilan Accelerated Mobile Pages

Plugin AMP untuk WordPress mempunyai kustomisasi yang sangat terbatas. Tetapi Anda dapat menggunakan beberapa plugin WordPress lainnya untuk menambahkan beberapa penyesuaian lagi.

Jika Anda sudah menggunakan plugin Yoast SEO pada website wordpress Anda, Anda bisa menginstal dan mengaktifkan plugin “Glue for Yoast SEO & AMP“.

Glue for Yoast SEO & AMP adalah plugin add-on untuk Yoast SEO dan AMP plugin. Setelah aktivasi, Anda perlu untuk akses halaman SEO »AMP untuk setting pengaturan plugin.

menggunakan google amp

Plugin ini memungkinkan Anda untuk mengaktifkan dukungan AMP untuk jenis posting lainnya. Misalnya, Anda dapat memilih warna dan pilihan desain, dapat upload logo dan gambar header standar yang akan digunakan saat posting.

menggunakan google amp

Untuk menambahkan ID Google Analytics, Anda bisa mengakses tab Analytics. Untuk menyimpan perubahan pada pengaturan klik tombol “Save Changes”.

Selain itu, masih banyak juga plugin yang dapat digunakan untuk menampilkan posting terkait (related post), widget footer, dan bahkan ikon sosial media ke halaman AMP Anda.

Tetepi ,pastikan Anda memvalidasi halaman AMP Anda setelah Anda menginstal Add-ons plugin di sini >>> https://search.google.com/test/amp

Kesimpulan

Nah jika Anda membaca sampai sini berarti Anda sudah menambah wawasan tentang Google AMP. Selain itu Anda juga sudah mengetahui cara menggunakan google AMP pada website WordPress Anda.

Semoga artikel ini bisa membantu jika Anda ingin menggunakan google AMP sehingga menjadikan website Anda berjalan dengan cepat pada perangkat mobile

Apakah Anda tertarik menggunakan Google AMP pada wordpress Anda? atau Anda sudah menggunakannya pada website Anda? Share pengalaman ataupun pendapat Anda tentang Google AMP bersama DigitalMarketer.id pada kolom komentar di bawah ini.

Bagikan artikel ini :

Bagikan artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>