Suka Me-Regram Postingan Di Instagram Untuk Kegiatan Bisnis Anda? Perhatikan Hal Ini!

me-regram postingan di Instagram
11 Oktober 2017
Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Anda punya bisnis online dan mengunakan social media sebagai medium untuk marketingnya?

Kalau begitu pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan salah satu social media Instagram yang sudah banyak membantu para “pelapak” untuk menjual barang – barangnya.

Lewat Instagram, para pebisnis bisa mengunggah foto – foto barang yang akan kita tawarkan, sehingga target market dapat melihat jenis, bentuk bahkan keterangan barang tanpa harus bertatap muka dengan penjual.

Ada hal yang menarik dan perlu menjadi perhatian juga.

Pernahkah Anda memposting kembali atau me-regram postingan di Instagram?

Regram yang dimaksud di sini adalah memposting konten orang lain untuk kebutuhan bisnis atau pribadi Anda ya.

Regram bisa Anda lakukan ketika Anda tidak memiliki foto dari sok produk Anda, memang cara termudah yang bisa dilakukan adalah mencari foto yang sama persis dengan foto yang Anda butuhkan dari sumber lain.

Misalnya dari Google atau bahkan dari akun Instagram lain.

Mungkin sekarang ini Anda bertanya-tanya,

“Legalkah melakukan hal itu? Aman buat bisnis saya tidak ya?”

“Lalu, bagaimana kaitannya dengan Term of Service (TOS) Instagram dan Hak Cipta dari pemilik aslinya?”

Nah untuk memberikan informasi dan wawasan baru dalam berbisnis di Instagram, kali ini kita akan share bagaimana cara me-regram postingan di Instagram yang sudah ada dengan aman.

Mari kita mulai yuk pembahasannya!

Tindakan Regram menurut Instagram

unnamed

Seperti yang kita tahu, setiap platform social media pasti memiliki peraturannya masing-masing.

Dan kita sebagai para business owner dan marketer online yang baik, ada baiknya jika kita menerima dan mengikuti term of service (TOS) untuk keperluan bisnis.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang peraturan yang ada di Instagram, Anda bisa membaca : Terms of Service Instagram.

Instagram term

Instagram menganggap setiap pengguna layanannya bertanggungjawab atas konten yang di posting oleh masing – masing akun.

Bila konten yang Anda posting bukan hasil karya sendiri, Anda harus bertanggungjawab untuk memastikan bahwa Anda memiliki izin yang tepat untuk menggunakan konten tersebut di akun Anda.

Selama Anda memiliki izin dari creator aslinya, Instagram tidak akan mempermasalahkan tentang apa yang Anda posting.

Meminta Izin ketika me-Regram Konten Orang Lain

izin

Ada yang perlu Anda ketahui, artikel ini memang berbicara tentang Instagram. Namun, akan lebih baik jika hal ini diterapkan pada sosial media lainnya.

Persoalan utamanya adalah ketika Anda me-regram postingan di Instagram, apalagi kontennya bukan milik Anda sendiri melainkan milik orang lain,  hal tersebut termasuk pelanggaran hak cipta.

Seseorang yang ‘menciptakan’ sebuah konten adalah pemilik yang sesungguhnya. Orang yang seharusnya mendapatkan hasil dan keuntungan dari konten tersebut.

Contohnya : Ketika Anda share postingan orang lain sebagai display produk Anda dengan caption mengiklankan atau mengatakan bahwa produk tersebut tersedia di akun Anda.

Apabila Anda tidak memiliki izin untuk menggunakan konten tersebut, pemilik asli postingan tersebut bisa menuntut Anda.

Hal ini bukan hanya akan menyeret Anda ke ranah hukum, tapi juga bisa mengacaukan bisnis Anda!

Tentunya Anda tidak ingin hal tersebut terjadi kan?

Bagaimana Cara untuk Mendapatkan Izin Regram?

1079-how

Mendapat persetujuan untuk me-regram postingan di Instagram bisa menghindarkan Anda kejadian yang dapat menuntut Anda di pengadilan.

Bukan hanya itu saja, Anda bisa meminimalisir konflik – konflik yang akan terjadi selanjutnya.

Bagaimana cara untuk mendapatkan izin Regram?

Ada yang 2 jenis persetujuan yang perlu Anda ketahui dan pertimbangkan :

1. Implied

Yang pertama adalah persetujuan Implied.

Persetujuan Implied adalah persetujuan tidak formal dan bebas hak cipta untuk menggunakan konten tersebut.

Contohnya begini. ketika Anda menciptakan sebuah campaign, Anda juga menciptakan hastag yang unik berkaitan dengan bisnis Anda.

Awalnya mungkin bisa dari orang-orang terdekat Anda untuk menggunakan hastag unik tersebut di updatean mereka.

Tapi saat sudah banyak orang yang menggunakan hastag Anda, secara otomatis Instagram akan merekomendasikan hastag tersebut ke orang-orang yang belum menggunakan hastag tersebut.

Persetujuan Implied tercipta karena memang adanya harapan dari seseorang kalau hastag yang diciptakan bisa dikenal dan digunakan orang lain.

2. Explicit

Kedua persetujuan Explicit. Berbeda dengan implied, persetujuan Explicit adalah dimana pemilik konten yang asli memberikan izin langsung kepada Anda untuk merepost kontennya di akun Instagram.

Cara untuk mendapatkan ijinnya bagaimana? Nah, Anda bisa menggunakan beberapa pilihan ini.

a. Komentari postingan tersebut dan tanyakan apakah Anda boleh me-repost postingan tersebut.

jh-instagram-request-permission-in-comments

Hal ini adalah cara tercepat dan termudah yang dapat dilakukan untuk memperoleh persetujuan dari pemilik postingan asli.

Apabila sudah disetujui, Anda dapat meregram postingan tersebut.

b. Meminta izin melalui Direct Message (DM)

jh-instagram-send-direct-message

Ini bisa Anda lakukan bila ingin meminta ijin secara privat. Untuk menghindari kebingungan tentang postingan mana yang akan Anda repost, kirim langsung postingan yang dimaksud.

c. Menyertakan surat pernyataan hak cipta dan kontrak

Kalau ini biasanya ketika Anda mau bekerjasama dengan Brand Ambassador atau Influencer untuk membuat konten yang spesifik yang menampilkan Brand Anda.

Kapanpun Anda bekerja langsung dengan orang lain untuk membuat konten – konten yang akan di repost, selalu ingat untuk mencantumkan surat pernyataan hak cipta pada kontrak Anda dengan mereka.

Bagaimana Me-regram Postingan di Instagram dengan aman?

thumbs-up-background-design_1294-60

Ketika Anda sudah memiliki izin untuk menggunakan sebuah konten, Anda harus tetap mencari jalan yang terbaik untuk men-sharenya di akun Anda.

Ada beberapa metode yang bisa Anda pertimbangkan untuk menggunakannya.

a. Menggunakan Layanan Repost Instagram

jh-instagram-harper-perennial-regram

Ini adalah cara termudah untuk men-share sebuah postingan dari akun lain selama Anda memiliki persetujuan dari pemilik postingan asli.

Jadi akan terlihat jelas kalau konten tersebut telah di regram. Anda juga harus mencantumkan nama akun pemilik postingan asli pada caption postingan yang Anda regram sebagai bentuk penghargaan.

b. Menggunakan screenshoot postingan asli

jh-instagram-gopro-regram

Memang ada beberapa pebisnis di Instagram lebih suka membagikan konten tanpa watermark karena dianggap dapat mengurangi ‘komposisi’ dan kualitas tampilan postingan di profil akun Instagramnya.

Kalau Anda tidak ingin memberikan watermark di postingan, Anda boleh saja memposting screenshoot tanpa menggunakan watermark dengan syarat tetap meminta izin pada caption serta mencantumkan nama akun pemilik postingan.

c. Meregram postingan di Instagaram melalui dashboard sosmed

Ada banyak dashboard social media yang dapat membantu Anda untuk mengatur postingan – postingan Anda.

Ada beberapa service yang support Instagram dengan menyediakan fungsi regramming, yaitu Iconsquare, Tailwind dan Hootsuit.

Selalu ingat untuk selalu mencantumkan nama pemilik postingan asli, meskipun Anda akan menggunakan service tersebut.

d. Membagikan konten dengan Tack

jh-tack-tool-regram

Tack merupakan sebuah service yang memperbolehkan Anda dalam mengoleksi perizinan tertulis untuk digunakan secara langsung di dalam dashboard sosial media.

Anda dapat mencari konten yang akan dibagikan dan dapat meminta izin langsung pada creator untuk membagikan konten yang dimilikinya.

Tack memberikan free trial selama 14 hari, dan selanjutnya berbayar mulai dari $99 / bulan.

Kesimpulan

Jadi apa yang bisa kita simpulkan pada artikel ini?

me-regram postingan di Instagram bisa jadi cara terbaik untuk menampilkan bisnis dan ucapan terima kasih pada customer Anda.

Dengan mengetahui serta memahami aturan dalam meregram postingan di Instagram, sebagai pemilik bisnis Anda bisa melindungi diri dan konten pada akun Instagram Anda.

Selain itu Anda juga bisa terhindar dari berbagai masalah ketika menggunakan konten orang lain yang akan di posting di akun Instagram Anda.

Semoga bermanfaat!

Baca juga artikel menarik lainnya seperti :

Bila Anda memiliki kesulitan atau cerita atau pengalaman menarik berhubungan dengan topik ini atau tentang social media, sampaikan saja ke Digitalmarkerter.id dan pembaca lainnya dengan mengisi kolom komentar di bawah ini.


Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>