4 Tips Memulai Sosial Media Marketing untuk Bisnis Kecil

memulai sosial media marketing
21 Oktober 2016
Bagikan artikel ini
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares

Apakah Anda baru saja memulai sosial media marketing untuk bisnis kecil Anda? Ingin tahu bagaimana memulai sosial media marketing yang sukses?

Memang, untuk membuat sosial media Anda menjadi ramai dan efektif mempromosikan bisnis Anda adalah hal yang bisa dibilang susah-susah gampang.

Pada pembahasan kali ini, Anda akan menemukan empat tips memulai sosial media marketing untuk bisnis kecil.

# 1: Mengidentifikasi Tujuan Anda, Persona, dan audiens

Pendekatan yang terencana untuk sosial media selalu bekerja lebih baik daripada menggunakan sosial media secara tidak teratur atau acak.

Jadi untuk memulai sosial media marketing, Anda harus membuat tujuan terlebih dahulu.

Rencana Anda harus mencakup semua upaya untuk menjalankan bisnis Anda di sosial media.

Mulailah dengan menuliskan tujuan bisnis Anda. Rencana sosial media Anda juga harus mencakup hal-hal berikut ini.

Menyelaraskan Sosial Media untuk Tujuan Bisnis Anda

Setiap bisnis memiliki beberapa tujuan spesifik, dan rencana sosial media Anda harus berhubungan langsung dengan tujuan tersebut.

Misalnya, jika Anda mempunyai bisnis coffee shop, tujuan Anda mungkin adalah untuk meningkatkan jumlah pengunjung coffe shop Anda.

Jadi tujuan dari sosial media marketing Anda adalah bagaimana banyak orang mengetahui kedai kopi Anda dan mendorong lebih banyak orang untuk tahu dan datang ke lokasi kedai kopi Anda.

memulai sosial media marketing

Anda bisa mendorong orang untuk check in di lokasi kedai kopi Anda dan atau mention akun sosial media Anda pada saat mereka update.

Identifikasi Persona Bisnis Anda

Persona adalah ciri khas seseorang, sesuatu yang identik dengan pribadinya.

Buat persona online untuk bisnis Anda. Anda harus membuat ciri khas  dari bisnis Anda.

Orang akan mempunyai pandangan sendiri tentang bisnis Anda ketika mereka berinteraksi dengan bisnis Anda secara online.

Ciri khas akun sosial media Anda harus sejalan dengan saluran bisnis lainnya agar Anda mempunyai branding yang kuat.

Segala sesuatunya, dari kata-kata yang Anda gunakan di sosial media, jenis kampanye yang dijalankan, dan jenis gambar yang Anda posting akan meninggalkan kesan tentang bisnis Anda dalam pikiran target customer Anda.

Untuk membuat persona dari bisnis Anda, tulis daftar kata sifat yang Anda ingin orang-orang akan menghubungkannya dengan bisnis Anda.

Misalnya, DigitalMarketer.id identik dengan kata digital marketing, strategi digital marketing, bisnis online.

Gunakan tool seperti Wordle untuk membuat daftar kata-kata  seperti di bawah  ini. Sehingga Anda dapat menyimpannya sebagai kata-kata yang identik dengan bisnis Anda

Tentukan Target Customer Anda

Selain persona bisnis Anda, Anda juga harus tahu target customer. Jelaskan target customer Anda.

Ketika Anda tahu target audiens Anda usia, pekerjaan, pendapatan, minat, masalah, hambatan, kebiasaan, hal yang disukai, hal  yang tidak disukai, motivasi dan keberatan , maka itu akan membantu Anda merancang kampanye dan membuat konten.

Anda bisa mengetahui lebih banyak tentang tujuan, persona dalam memulai sosial media marketing pada artikel berikut ini:

8 Elemen Penting Sosial Media Marketing untuk Bisnis Anda

# 2: Mengidentifikasi PlatfomTerbaik untuk Memulai Sosial Media Marketing

Banyak pemilik bisnis menyebarkan diri terlalu tipis dengan mendaftar untuk beberapa jaringan sosial sekaligus.

Untuk memulai sosial media marketing, luangkan waktu untuk memahami beberapa sosial media populer sebelum memutuskan mana yang tepat untuk Anda.

Mulailah dengan mendengarkan. Sebelum menyiapkan akun untuk bisnis Anda, Anda bisa membuat akun pribadi di sosial media populer.

Anda bisa mencari kata kunci populer yang berkaitan dengan bisnis atau produk Anda.

memulai sosial media marketing

Dan rasakan bagaimana setiap sosial media tersebut beroperasi.

Perhatikan hasil pencarian kata kunci tersebut untuk menemukan bagaimana orang berinteraksi dengan topik ini.

Apakah bisnis Anda dapat masuk ke dalam topik tersebut?  Apakah ada sesustu yang berharga jika Anda berinteraksi dengan orang-orang tersebut?

Anda juga perlu untuk memahami keunikan setiap sosial media. Setiap sosial media mempunyai cara yang berbeda dalam menampilkan konten secara efektif.

Cara-cara orang di dalamnya juga berbeda untuk berinteraksi dengan pengguna lain dan dengan berbagai bisnis.

Misalnya, Twitter sangat populer untuk update secara real-time dan lebih pendek, konten yang berbentuk mikro-blog.

Pinterest dan Instagram yang populer dengan konten visual, dan keduanya lebih populer di perangkat mobile (contoh; smartphone) .

Di Facebook, sebuah bisnis tidak bisa “berteman” dengan orang-orang (akun personal), tapi orang-orang bisa “like” Page sebuah bisnis untuk mengikuti update-nya.

LinkedIn digunakan oleh para profesional dan bisnis owner, banyak orang bergabung dengan komunitas yang mempunyai minat tertentu.

Jika bisnis Anda adalah B2B Anda bisa menggunakannya. Dengan kata lain, gunakan LinkedIn kalau target pasar Anda adalah sebuah bisnis, bukan perorangan.

Business to Business atau B2B adalah bisnis yang dilakukan oleh orang atau pihak yang saling memiliki kepentingan bisnis, atau bisa juga disebut bisnis antar perusahaan.

Selain itu, Anda juga ingin mencari tahu di mana customer Anda, bukan?

Cari produk Anda di sosial media populer untuk mencari tahu apakah customer Anda menggunakan platform ini atau sedang membicarakan bisnis Anda.

Cari tahu juga apa yang orang katakan tentang bisnis dan produk Anda.

memulai sosial media marketing

Jika mayoritas produk atau brand/bisnis Anda banyak disebut di sosial media tertentu, pertimbangkan untuk lebih fokus pada sosial media tersebut  dan banyak berikteraksi dengan audiens di situ.

Dan juga, Anda bisa mengidentifikasi customer potensial dengan mencari percakapan tentang kompetitor Anda dan produk mereka.

# 3: Pilih Tool Manajemen Sosial Media yang Tepat

Setelah Anda telah mengembangkan strategi sosial media untuk platform tertentu, saatnya untuk memilih tool manajemen sosial media.

Memilih tool yang tepat dapat menghemat banyak waktu dan membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari strategi sosial media marketing Anda.

Berdasarkan strategi sosial media Anda, susun daftar fitur dasar yang Anda butuhkan dari tool tersebut.

Sebagai bisnis kecil, fitur-fitur tersebut mungkin termasuk bisa posting konten di seluruh sosial media utama, memonitor mention brand/merk Anda sekaligus kata kunci, memahami audiens Anda, menciptakan konten, dan menghasilkan laporan kinerja.

Jika Anda memiliki tim yang juga menghandle strategi sosial media , Anda akan perlu sebuah tool yang menawarkan beberapa fitur yang memungkinkan Anda bisa berkolaborasi dengan anggota tim Anda.

Unutk benar-benar membangun branding di sosial media, Anda perlu melibatkan anggota tim lainnya.

Karena sosial media bersifat real time, Anda harus dapat bekerja di mana saja.

Tool manajemen sosial media Anda juga harus mendukung untuk perangkat mobile (perangkat mobile Anda maupun anggota tim Anda), dan membuat Anda dapat terus memonitor ke dalam segala sesuatu yang terjadi pada sosial media bisnis Anda.

Anda juga perlu menemukan sebuah tool yang terintegrasi dengan aplikasi bisnis lainnya , misalnya seperti Customer Relationship Managment (CRM) Anda.

CRM adalah usaha sebuah perusahaan untuk berkonsentrasi menjaga customer (supaya tidak lari ke pesaing) dengan mengumpulkan segala bentuk interaksi customer baik itu lewat telepon, email, saran di website atau hasil pembicaraan dengan staf sales dan marketing.

memulai sosial media marketing

Mungkin integrasi tersebut tidak akan Anda lakukan segera, namun pada akhirnya Anda akan ingin menghasilkan pelanggan potensial dari sosial media.

Anda juga perlu mengukur dampak dari usaha sosial media marketing Anda, dan dapat melihat transaksi customer dengan bisnis Anda pada jendela yang sama, seperti tweet dan postingan mereka tentang bisnis Anda.

Akhirnya, setelah bisnis Anda berkembang, tool tersebut harus dapat mengukur dengan baik pertumbuhan  bisnis Anda.

Ingin tahu tool sosial media yang dapat digunakan untuk bisnis kecil Anda? simak artikel berikut ini:

3 Tool untuk Mengelola Media Sosial Bisnis Online Anda

Tips untuk Anda: Tool manajemen sosial media paling populer belum tentu yang terbaik untuk bisnis Anda, lakukan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan mana tool yang sempurna untuk kebutuhan Anda.

# 4: Memonitor dan Mengukur Hal yang Penting

Pemantauan dan pengukuran, keduanya penting untuk meningkatkan kinerja sosial media yang tetap selaras dengan tujuan dan target bisnis Anda.

Tapi muncul pertanyaan,hal apa yang harus Anda monitor dan ukur pada sosial media marketing?

memulai sosial media marketing

Mengukur Engagement (interaksi), bukan jumlah follower

Meskipun Anda terus menjaga jumlah follower Anda di setiap sosial media, itu bukan nomor Anda harus khawatir tentang terlalu banyak pada awalnya.

Sebaliknya, Anda bisa lebih memperhatikan bagaimana orang berinteraksi dengan bisnis Anda.

memulai sosial media marketing

Lihatlah bagaimana orang merespon postingan Anda di sosial media.

Apakah orang-orang menanggapi konten yang Anda buat? Bagaimana reaksi mereka?

Jenis konten seperti yang menghasilkan banyak interaksi dan bagaimana Anda dapat memaksimalkannya?

Tidak masalah jika ingin bereksperimen dengan konten Anda di sosial media, selama Anda dapat mengukur berapa banyak interaksi yang dihasilkan dan menggunakan hasil tersebut sebagai pertimbangan strategi konten Anda selanjutnya .

Memantau Mention

Dengarkan apa yang orang katakan tentang bisnis Anda di seluruh sosial media yang digunakan. Dari situ Anda bisa berinteraksi dengan mereka.

Buat beberapa kolom di tool manajemen sosial media Anda untuk mendengarkan oraang-orang yang membicarakan bisnis Anda.

Sehingga Anda dapat langsung terlibat dengan orang-orang yang berbicara tentang bisnis Anda dan topik yang berkaitan lainnya.

Anda bisa memberi apresiasi dan mention positif yang Anda terima.

Dorong customer yang sedang senang untuk berbicara tentang pengalaman mereka dengan bisnis Anda di sosial media.

Jika Anda menemukan postingan yang tidak menyenangkan tentang bisnis Anda di sosial media, gunakan sebagai kesempatan untuk menjangkau mereka.

Dengan menjangkau mereka, mungkin Anda bisa memberikan solusi bagi mereka yang kurang puas dengan bisnis Anda.

Seiring waktu, Anda harus dapat meningkatkan anggapan mereka pada bisnis Anda, menyenangkan customer Anda, dan mendapatkan lebih banyak dari mulut ke mulut di sosial media.

Memantau Industri dan trend di Sosial Media

Terlepas dari memonitor percakapan tentang bisnis Anda, menggunakan sosial media juga untuk melihat topik atau hal lain apa yang sedang menjadi trend.

Tetap up to date dengan topik yang sedang trend, sehingga dapat membantu Anda menghasilkan ide-ide konten baru dengan cepat.

Selain itu, Anda bisa menggunakan tool  yang memungkinkan Anda melihat dan riset hashtags apa yang sedang populer dan menemukan topik apapun yang sedang trend.

Ini bisa sangat berguna ketika Anda ingin membuat konten tentang tema tertentu.

Kesimpulan

Banyak yang mengatakan untuk menggunakan sosial media itu gratis dan mudah.

Tapi jika ingin sosial media Anda menjadi lebih efektif untuk mempromosikan bisnis Anda, perlu waktu dan usaha juga.

Namun, kabar baiknya adalah bahwa sekali Anda memulai sosial media marketing, Anda akan mendapatkan banyak feedback/ masukan langsung karena sebagian sosial media bersifat real-time.

Bagaimana menurut Anda? apakah Anda dapat menggunakan tips memulai sosial media marketing di atas untuk bisnis kecil Anda?

Anda bisa berbagi pendapat bersama DigitalMarketer.id pada kolom komentar di bawah ini.


Bagikan artikel ini
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>