Tips Sukses Menjadi Reseller Online dengan Modal Minim

menjadi reseller online
19 Agustus 2016
Bagikan artikel ini
  • 56
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    56
    Shares

Bagikan artikel ini :

Bagi Anda yang tak memiliki modal yang besar untuk usaha, maka menjadi reseller online adalah cara yang tepat untuk memulai bisnis Anda.

Apa itu reseller? Reseller sendiri merupakan salah satu kegiatan berjualan produk atau jasa yang mengambil produk dari produsen, penjual, atau suplier dengan biaya yang lebih rendah dan selanjutnya menjualnya menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Dengan menjadi reseller online ini merupakan cara termudah untuk meraup keuntungan.

Mengapa menjadi reseller online?

Saat ini untuk menjadi seorang pengusaha atau pebisnis semakin mudah.  Bisnis online mudah ditekuni oleh siapa saja dan bahkan hampir bisa tanpa modal.

Jika dibandingkan dengan bisnis konvensional, modal yang dibutuhkan untuk berbisnis tidaklah sedikit.

Anda bisa sebut modal stock barang, sewa toko, pegawai, pemasaran, dan lain-lain.

Namun bagi pebisnis online, modal yang dikeluarkan bisa sangat diminimalisir dengan cara Anda menjadi reseller produk orang lain.

Bagi Anda yang belum paham bagaimana cara kerja reseller, namun sangat ingin memulainya tentu akan banyak pertanyaan yang muncul.

Bagaimana cara menjadi reseller online tanpa modal yang besar? Lalu, apa yang harus saya persiapkan untuk menjadi reseller online? Bagaimana cara promosi produknya?

Sistem dropshift atau yang lebih dikenal dan poluler dengan reseller, memang bisa dikatakan merupakan usaha paling mudah dan cepat bagi Anda yang tidak mempunyai modal yang besar untuk membangun sebuah bisnis.

Jika Anda tertarik untuk menjadi reseller online, ada beberapa hal yang harus Anda pahami terlebih dahulu untuk mencari, menilai, dan menangkap peluang yang tepat untuk Anda!

Produk yang Tepat

Jika Anda ingin memulai usaha dengan menjadi reseller online, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menentukan jenis produk yang akan Anda jual.

menjadi reseller online

Untuk menilai potensi keberhasilan produk yang Anda pilih, sebelumnya Anda perlu untuk melakukan riset dan memahami keadaan pasar.

Misalnya seperti permintaan, persaingan, harga, dan masih banyak lagi lainnya. Anda juga perlu memperhitungkan apakah produk yang akan Anda jual banyak terdapat di supplier.

Dengan menjadi reseller, berarti Anda telah menjadi bagian dari saluran distribusi atas produk milik suatu merek tertentu.

Ini artinya, Anda harus benar-benar mengusai dan mengerti tentang produk yang akan Anda jual (product knowledge).Tujuannya adalah, agar Anda dapat lebih mudah menjelaskan keunggulan produk dan mempromosikannya ke customer Anda.

Memperhitungkan dan Mengenali Kompetitor

Semakin sedikit kompetitor Anda dalam menjalankan bisnis reseller online, maka hal ini akan menguntungkan bagi Anda.

Kebanyakan yang terjadi adalah supplier tidak akan membiarkan terlalu banyak reseller menjual produknya di daerah yang sama.

Hal ini dikarenakan, dapat memulai ‘perang harga’ dan hal ini dapat menjadi bom bunuh diri yang mempertaruhkan nama baik merek dari supplier. Untuk itu, Anda harus mengetahui seberapa banyak kompetitor Anda? Berapa besar kompetitor Anda memasang harga?

Selain masalah tersebut, bagaimana cara Anda membedakan bisnis reseller Anda dengan kompetitor Anda? Misalnya, dengan cara menawarkan produk tambahan dan layanan. Atau, apakah Anda benar-benar hanya bersaing melalui harga?

Untuk itu ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Buat List Kompetitor

Sebagai langkah awal yang bisa Anda lakukan adalah membuat daftar kompetitor di bidang usaha yang sama. Atau, jika menginginkan untuk tahu jaringan kompetitor yang lebih luas, sertakan di dalam daftar, namun dengan pengelompokan-pengelompokan berdasarkan kategori.

Lakukan investigasi kecil terkait dengan latar belakang, sejarah bisnis, di mana kompetitor memasok produk, dan bagaimana sistem yang diterapkan kompetitor dalam menjalankan bisnisnya. Coba cari tahu tentang hal-hal tersebut untuk mengevaluasi sistem reseller bisnis Anda.

  • Kunjungi Website Kompetitor

Selain untuk mengidentifikasi siapa kompetitor Anda, Jika competitor Anda mempunyai website Anda bisa melihatnya untuk memberikan gambaran singkat dan menyeluruh tentang sebuah produk, promosi, fitur, harga, dan usaha branding yang dilakukan oleh kompetitor Anda.

Bagaimana kompetitor Anda menunjukkan testimoni dari customer. Sehingga, Anda akan lebih dapat menerapkan strategi untuk bisnis online Anda dengan lebih kreatif yang berorientasi memberikan keuntungan bagi customer.

  • Coba Subscribe Email dan ikuti Sosial Media Kompetitor

Dengan secara sengaja menjadi subscribe email dari kompetitor dan mengikuti media pemasaran kompetitor melalu sosial media, Anda akan mengerti dengan bagaimana kompetitor menetapkan harga dan mempromosikan produknya.

Anda akan juga lebih mengerti bagaimana kalimat promosi yang digunakan, sehingga dapat membuat customer merasa tertarik dan akhirnya membeli produk Anda.

Pastikan Bisnis Reseller Online Layak Dijalankan

Cara selanjutnya untuk menjadi reseller online adalah dengan memeriksa kelayakan bisnis reseller Anda. Berarti, sejak awal Anda telah memperhitungkannya melalui kalkulasi sementara.

Hal ini untuk menghindari kerugian yang ditimbulkan saat Anda benar-benar menjalankan bisnis reseller online ini.

Untuk itu, berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang dapat membantu Anda mengidentifikasi apakah bisnis Anda dengan menjadi reseller online benar-benar sudah layak?

  1. Berapa banyak Anda akan membeli produk dari supplier?
  2. Siapa yang akan menjadi pembeli produk reseller Anda? (target market)Berapa banyak produk yang nantinya akan Anda jual?
  3. Berapa biaya pengiriman yang biasa dipatok oleh jasa pengiriman barang?

Setelah mengetahui hal tersebut, Anda dapat menggunakan kalkulasi sederhana untuk menghitung pendapatan Anda.

Cukup sederhana, perkirakan jumlah biaya yang didapatkan dari hasil penjualan dan dikurangi dengan biaya total pengeluaran Anda saat membeli produk dari supplier. Hasilnya akan menentukan apakah dengan menjadi reseller online akan memberikan keuntungan bagi Anda.

Strategi Pemasaran dan Penjualan yang Dapat Anda Coba

Setelah melakukan keempat hal di atas, hal selanjutnya yang harus dilakukan oleh reseller online adalah fokus untuk menerapkan strategi pemasaran dan penjualan yang tepat.

Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya saja, Anda dapat memaksimalkannya melalui sosial media, Email marketing, ataupun beriklan Berikut adalah penjelasan untuk masing-masingnya:

1.) Manfaatkan Sosial media untuk Strategi Pemasaran

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa sosial media tumbuh dan berkembang dengan sangat cepat. Bahkan, kini informasi bisa lebih efektif jika disebarkan melalui jejaring sosial dibandingkan dengan media elektronik atau cetak.

Jika Anda bertanya cara untuk menjadi reseller, maka tidak ada strategi pemasaran yang efektif selain  sosial media.

Untuk itu, putuskan terlebih dulu siapa yang akan menjadi target pasar Anda. Anda juga harus fokus terhadap pemilihan media promosi yang tepat.

Sebagai rekomendasi, gunakan sosial media yang memiliki banyak pengguna seperti Facebook, Instagram dan line.

Setelah itu, tentukan konten yang banyak menarik dan kreatif sebagai kunci sukses pemasaran melalui sosial media.

Tidak hanya terpaku pada teks, variasikan juga dengan konten-konten video, infografik, gambar, atau hal-hal lainnya yang dapat menarik minat customer.

2) Berjualan di Marketplace

Anda bisa menjadi reseller online lalu menjual produk Anda melalui marketplace. Apa itu marketplace? Marketplace bisa diartikan sebagai pasar di internet.

menjadi reseller online

Ini adalah salah satu cara yang paling mudah karena marketplace mempertemukan banyak penjual dengan banyak pembeli, menyediakan tempat, fasilitas dan infrastruktur agar penjual dan pembelim bisa dengan mudah bertransaksi.

Contoh marketplace terkenal di Indonesia adalah, Bukalapak, Lazada, Tokopedia, elevenia dan Shopee. Anda bisa menjual produk di marketplace tersebut  dengan mngikuti aturan yang mereka terapkan masing-masing.

Namun, berjualan di marketplace mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah:

Mudah untuk memeulai berjualan karena sistem dan sarana sudah tersedia, selain itu marketplace juga sudah ramai dengan pengunjung, seperti pasar atau mall yang biasanya banyak orang yang akan melihat produk yang dijual.

Kekurangannya adalah:

Akan banyak kompetitor yang menjual produk yang sama dan perang harga tidak dapat dihindari karena pengunjung akan memilih produk yang lebih murah, sehingga sulit unutk mendapatkan profit yang tinggi.

3.) Membuat Website/ Toko Online 

Era digital dan internet sekarang ini, keberadaan website sebagai sebuah platform informasi dan pemenuh kebutuhan sangat digemari oleh masyarakat.

Nah, Bagi Anda yang menjadi reseller online, membuat website/ toko online adalah suatu hal yang sangat menguntungkan.

Dengan memiliki website, Anda bisa dengan mudah menjual produk Anda. Dengan kemudahan dan lengkapnya informasi yang tersedia, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, orang akan cenderung mencari produk yang diinginkan melalui pencarian di internet.

Sebuah website bisa dijangkau oleh orang-orang dan pelanggan potensial selama 24 jam sehari. Mereka bisa dengan mudah melihat produk yang Anda jual, mudah berkomunikasi dengan Anda, dan bisnis Anda akan terlihat lebih kredibel.

Sekarang, membuat website yang nyaman untuk pengunjung tidak serumit yang dibayangkan. Banyak jasa pembuatan website yang bisa meng-handle dengan biaya yang bersaing. Atau, Anda juga bisa membuatnya sendiri.

Jika Anda menjadi reseller online yang menjual 1-5 jenis produk, website seperti contoh di bawah ini sudah cukup untuk membuat bisnis Anda terlihat lebih terpercaya.

menjadi reseller online

Jika Anda ingin mempelajari bagaimana membuat website sendiri, Anda bisa menyimak artikel berikut ini:

4.) Gunakan Email Marketing

Mungkin bagi Anda yang termasuk pemula menjadi reseller online, email marketing masih terdengar baru di telinga Anda.

Cara kerja email marketing yakni dengan memanfaatkan email list untuk pemasaran. Email marketing ini bisa digunakan ketika Anda sudah mempunyai website

Hal utama yang perlu Anda ketahui dari membangun email list adalah Email Marketing sangatlah efektif untuk mendapatkan konversi dan sales untuk bisnis Anda.

Singkatnya, email marketing dipercaya lebih efektif karena pemasaran dengan cara ini dapat langsung masuk ke inbox email si calon customer.

Selain mengirimkan email penawaran produk, melalui email marketing, Anda juga dapat menjalin hubungan baik dengan para subscriber melalui email newsletter.

Perlu Anda pahami, subscriber ini hanya dapat terjadi jika calon pembeli mendaftarkan dirinya dan mengisi form subscriber pada website atau toko online Anda.

Itulah mengapa, Anda harus menawarkan hal yang menarik dan bermanfaat bagi calon customer agar mereka tertarik mendaftar sebagai subscriber.

Nah, untuk lebih mengetahui tentang email marketing Anda, bisa menyimak penjelasannya pada beberapa artikel berikut ini:

Promosi dengan Iklan di Sosial media

Selain dengan posting promosi di berbagai sosial media, salah satu cara yang cukup ampuh untuk mempromosikan produk dari bisnis reseller online Anda adalah dengan beriklan di sosial media.

Sebagai contohnya, Anda bisa menggunakan iklan Facebook ataupun Instagram.

Tahun 2016 ini, pengguna Facebook di Indonesia mencapai angka 88 juta pengguna, dan ini adalah peluang yang sangat bagus bagi Anda menjadi reseller online dan mempromosikannya melalui iklan Facebook.

Ada banyak keuntungan dalam menggunakan iklan Facebook. Salah satunya iklan yang lebih tertarget, hal ini akan memungkinkan pengiklan menargetkan kelompok tertentu berdasarkan umur, kepentingan pribadi, demografis, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi iklan Anda akan berkerja lebih efektif karena bisa fokus pada target pasar Anda.

menjadi reseller online

Begitu juga dengan iklan Instagram. Facebook mengakuisisi Instagram pada tahun 2012, sehingga Instagram mempunyai fitur iklan yang dimiliki kurang lebih sama dengan Facebook.  Jadi iklan Intagram Anda bisa juga lebih tertarget pada target pasar atau target konsumen Anda.

Dengan 500 juta pengguna aktif per bulan, beriklan di Instagram bisa menjadi peluang yang sangat bagus dalam penjualan bisnis reseller Anda.

Membuat Iklan di Instagram

Jika Anda ingin memanfaatkan peluang dan belajar beriklan di facebook maupun Instagram, Anda bisa menyimak beberapa tutorial yang telah kami buat berikut ini:

Selain Facebook dan Instagram, Anda juga bisa menggunakan [email protected] LINE sebagai salah satu social messenger terbesar di Indonesia memiliki aplikasi [email protected] khusus untuk mendukung bisnis online Anda.

[email protected] adalah layanan yang ditujukan bagi Anda, pelaku bisnis terutama untuk kelas kecil dan menengah guna meningkatkan kualitas pemasarannya dalam format digital. [email protected] akan berbeda dengan akun LINE pribadi Anda. [email protected] dapat digunakan secara cuma-cuma atau gratis

menjadi reseller online

Tertarik untuk menggunakan [email protected] untuk promosi bisnis reseller online Anda? Anda bisa simak penjelasaannya pada ulasan berikut ini

Kesimpulan

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk memanfaatkan peluang bisnis dengan menjalani bisnis menjadi reseller online? Seperti yang dikatakan di awal, bisnis reseller online dapat membantu Anda untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat.

Hal ini dikarenakan, reseller online bukanlah bisnis yang membutuhkan modal yang banyak. Niat untuk pantang menyerah adalah yang utama ketika menjalankan bisnis ini. Tertarik untuk mencobanya?

DigitalMarketer.id menyediakan ebook bagi Anda yang sangat tertarik untuk menjadi reseller online. Dengan ebook ini, Anda bisa mempelajari 5 kunci mahir berjualan bagi Anda yang menjadi reseller online sehingga profit Anda semakin melimpah >>> 5 Kunci Jago Berjualan untuk Reseller

banner_Ebook_5Kunci

Bagikan artikel ini :

Bagikan artikel ini
  • 56
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    56
    Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>