Mendapatkan lebih Banyak Pelanggan dengan Sales Funnel yang Tepat

mendapatkan lebih banyak pelanggan
23 November 2016
Bagikan artikel ini

Ingin bisnis online Anda mendapatkan lebih banyak pelanggan? Dalam bisnis dan pemasaran ,itu semua berhubungan dengan lead.

Lead atau prospek adalah orang yang tertarik dengan produk, jasa atau penawaran Anda.

Bisa dibilang lead adalah calon pelanggan potensial dari bisnis Anda.

Tapi hari ini, ada begitu banyak pilihan dan riset yang bisa dilakukan oleh calon pelanggan itu sendiri.

Jadi, akan jauh lebih menantang agar rata-rata pengunjung website bisa mengambil tindakan yang Anda inginkan daripada sebelumnya.

Nah, Anda perlu memikirkan sales funnel.

Sales funnel atau saluran penjualan adalah tahap perjalanan sebuah bisnis untuk mendapatkan penjualan.

mendapatkan lebih banyak pelanggan

Konsep inti dari saluran penjualan itu sendiri tidak banyak berubah: Anda akan selalu mendapatkan lead lebih tertarik pada bagian atas saluran penjualan daripada bagian bawah.

Tapi bagaimana Anda terlibat dengan lead di setiap saluran penjualan?

Mari kita melihat lebih dekat bagaimana Anda tidak hanya dapat menarik lebih banyak pengguna.

Tetapi juga, brainstorming ide-ide baru dan inovatif untuk membuat mereka tetap tertarik lalu menjadi pelanggan setia Anda.

Kesalahan yang Hampir Semua orang buat di Top-of-Funnel

Sejauh ini masalah terbesar dari marketer dan berbagai bisnis adalah berkaitan dengan apa yang harus dilakukan pada bagian atas sales funnel (Top-of-Funnel) mereka adalah ini:

Langsung Menyebutkan Produk Anda

Banyak yang mengatakan, pengunjung perlu menyadari sebuah produk sebelum mereka dapat mengambil tindakan (baca: membeli)

Saya memahami kekhawatiran Anda, tapi mari kita lihat ini dari perspektif pelanggan.

Katakanlah Anda berinvestasi dalam sistem yang menyediakan hosting untuk website Anda.

Banyak marketer yang cemas, pada top of funnel.

Akhirnya mereka langsung menyebutkan bahwa produk/jasa mereka adalah  solusi hosting bagi Anda ditunjukan di website.

Terkadang hal ini bisa jadi penyebab Anda menjadi tidak tertarik dengan produk atau layanan tersebut. Dan akhirnya Anda tidak bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan.

Untuk itu Anda perlu melakukan hal berikut ini:

Memberi edukasi di Sales Funnel Pertama

mendapatkan lebih banyak pelanggan

Jadi untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan, Anda bisa ambil langkah mundur dan mencari cara untuk mengedukasi, bukan langsung membujuk pelanggan menggunakan produk atau layanan Anda.

Pada titik ini di funnel, mereka tidak terlalu fokus pada sebuah solusi yang Anda berikan.

Calon pelanggan biasanya masih melihat-lihat terlebih dahulu, pilihan apa saja yang tersedia untuk mereka.

Jika kembali pada contoh, calon pelanggan masih akan melihat-lihat penyedia layanan hosting lainnya.

Jika ingin menarik perhatian calon pelangggan, Anda perlu membuktikan bahwa Anda layak untuk diperhatikan/didengarkan.

Caranya dengan menunjukan keahlian Anda, membantu dan berbagi pengetahuan Anda, tidak memaksa mereka.

Ini berarti mengisi bagian atas funnel dengan sedikit umpan.

Mungkin Anda bisa menggunakan konten untuk menarik perhatian pengguna.

Konten tersebut bisa konten visual yang tidak hanya menarik tapi pesannya bisa ditangkap dengan mudah oleh calon pelanggan Anda.

Untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan jangan hanya menunggu mereka untuk menjadi yang pertama bertindak.

Anda bisa “menjemput bola.”

Caranya adalah pastikan bahwa konten Anda bisa dilihat di mana saja, misalnya Anda bisa berbagi di sosial media.

Mereka yang melihat konten Anda di sosial media bisa menjadi tertarik dengan bisnis Anda.

Konten tersebut bisa video, infografis, podcast atau slide.

mendapatkan lebih banyak pelanggan dengan sales funnel 5

Mereka tidak harus pergi ke website Anda untuk mempelajarinya lebih lanjut.

Di sini sekali lagi, informasi yang Anda kirimkan tidak harus berbicara tentang bisnis Anda langsung.

Melainkan, Anda bisa bertindak sebagai panduan untuk membantu mereka memecahkan apa pun masalah atau pertanyaan yang mereka miliki.

Kembali ke contoh yang sebelumnya tentang hosting, mungkin Anda ingin tahu tentang hal-hal seperti:

  • Aplikasi / platform apa saja yang bisa didukung oleh hosting tersebut?
  • Jenis platform apa yang terbaik untuk kebutuhan saya?
  • Seberapa dekat adalah server ke lokasi saya?
  • Pilihan apa saja yang dimiliki untuk database dan penyimpanan?
  • Berapa banyak dari server yang bisa dikontrol atau mengaksesnya sendiri?

Dan bahkan pada tahap sales funnel yang biasanya disebut dengan Awareness/Interest ini, adalah tahap yang terbaik untuk memberikan edukasi dan membimbing, daripada sebuah dorongan untuk penjualan.

Setelah mereka menunjukan ketertarikan, pertanyaannya yang muncul adalah, bagaimana Anda dapat membawa lebih banyak prospek Anda ke tahap sales funnel berikutnya?

Proses Prospek menjadi Pembeli

mendapatkan lebih banyak pelanggan

Ini adalah titik di mana banyak marketer langsung menjual produk, tapi jika terlalu sering, akan membuat tekanan bagi prospek atau calon pelanggan.

Ingat, mungkin mereka sedang mempertimbangkan penawaran Anda di antara banyak kompetitor.

Jadi bagaimana Anda membedakan diri (mempunyai sesuatu yang berarti bagi konsumen) adalah apa yang akan menjamin mereka memberi Anda pertimbangan yang lebih serius.

Ini adalah tempat Anda mulai memaksimalkan strategi email marketing Anda, menjangkau dan mempelajari apa kekhawatiran terbesar dari prospek Anda.

Cari tahu topik atau pertanyaan tentang apa yang muncul di prospek Anda.

Kemudian Anda dan tim marketing mengatur konten yang relevan.

Buat konten yang menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan memposisikan produk/layanan Anda sebagai solusinya.

Teknik umum yang bekerja terbaik saat ini adalah seperti daftar fitur, grafik perbandingan dan daftar harga.

Setelah konsumen melihat apa yang akan mereka dapatkan, berapa biayanya dan apa saja menjadi bonus, saatnya untuk tim penjualan membuat mereka bergerak dan menjangkau pelanggan untuk mulai menanam “benih kesetiaan”.

Hal-hal gratis seperti, demonstrasi produk satu per satu, akun uji coba (trial) dengan fitur lengkap dan tutorial, dapat menunjukkan kepada konsumen bahwa Anda bisa menjadi pilihan terbaik mereka.

Jika Anda punya daftar fitur baru yang diririlis, undang mereka untuk menjadi salah satu pengguna pertama.

Itu juga bisa untuk melihat bagaimana update/fitur baru tersbut akan menguntungkan bisnis mereka dan bagaimana menggunakannya secara efektif.

Follow Up Setelah Penjualan

mendapatkan lebih banyak pelanggan

Setelah penjualan mungkin Anda sudah merasa puas dan berpikir pekerjaan Anda selesai.

Tapi jika Anda beristirahat pada saat ini, itu hanya akan membuat lebih mudah bagi pesaing untuk mencuri kesempatan.

Kompetitor bisa meyakinkan bahwa produk atau layanan Anda, bukanlah pilihan terbaik bagi pelanggan baru Anda yang susah payah didapatkan tersebut.

Inilah sebabnya mengapa setiap pelanggan harus dilihat sebagai teman, bukan sebatas pembeli biasa.

Buat pengalaman pengguna/pelanggan (user experience) yang bagus, sehingga mereka terus membicarakan Anda.

Kedengarannya klise memang berbicara tentang memberikan pengalaman pelanggan yang fenomenal.

Namun, hal ini pada proses setiap tahapannya, dari website, dukungan teknis, newsletter dan customer support yang bagus, dapat membuat pelanggan loyal terhadap bisnis Anda.

Di sini, hal-hal seperti reward / program referral, program loyalitas, newsletter yang berguna, kupon sosial media dan insentif lainnya dapat memperkuat loyalitas itu.

memuaskan Pelanggan 5

Jangan hanya melakukan penjualan lagi. Buat mereka menjadi bagian dari brand bisnis Anda, dan brand Anda menjadi bagian dari gaya hidup mereka. Tidak peduli apakah Anda menjual sepatu ataupun hosting.

Selalu mencari cara untuk menambahkan sesuatu yang berharga bagi pelanggan Anda.

Selain itu, selalu buat perbaikan dari setiap usaha marketing dalam sales funnel Anda. Agar sales funnel Anda terhindar dari “kebocoran.”

Untuk konten Anda, cari konten yang pesannya sudah tidak relevan dengan yang pembaca butuhkan. Lalu, sesuaikan kembali tujuan konten tersebut.

Kesimpulan

Dengan sales funnel yang solid, Anda bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan.

Tidak hanya mendapatkan lebih banyak pelanggan saja, para pelanggan Anda bisa tetap setia dengan bisnis Anda.

Sehingga, Anda bisa mendapatkan profit yang lebih banyak.

Sebuah sales funnel menarik tidak terbuat dari batu: itu seperti cairan, selalu berubah dan beradaptasi dengan produk yang akan dijual.

Informasi tentang sales funnel yang lain Anda bisa simak pada artikel berikut ini:

Jika Anda mempunyai pertanyaan atau pendapat tentang sales funnel, Anda bisa berbagi bersama DigitalMarketer.id pada kolom komentar di bawah ini.


Bagikan artikel ini

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>