4 Jenis Report untuk Menentukan Strategi Sosial Media Marketing Anda

Report analisis
11 Januari 2016
Bagikan artikel ini

Pada awalnya, tujuan nomor satu dari sosial media marketing untuk bisnis adalah untuk mengumpulkan banyak pengikut (follower, friends).

Itu ketika tidak ada batasan untuk posting organic reach, dan perusahaan dengan audience sosial terbesar diuntungkan dengan iklan gratis.

Sebelumnya sosial media marketing adalah semua tentang mendapat audience sebanyak-banyaknya, namun sekarang tidak hanya itu.

Sosial media marketing juga tentang menyediakan konten berkualitas yang relevan dengan audience Anda sehingga Anda dapat terlibat dengan mereka sebagai individu dan menarik mereka sebagai customer.

Tetapi untuk benar-benar memberikan audience Anda dengan konten menarik, Anda perlu mencari tahu siapa mereka. Hal ini dapat dilakukan denga melihat report kinerja sosial media Anda yang tersedia secara online.

Artikel ini akan mengupas bagaimana menggunakan data untuk menemukan audience media sosial yang sempurna sesuai dengan keinginan Anda, dan bagaimana melihat laporannya (report) untuk mengetahui konten mana yang banyak terlibat dengan audience Anda.

1.  Demografi

Siapa orang-orang yang berinteraksi dengan Anda di media sosial? Siapa pembaca konten Anda?

Salah satu cara untuk mendapatkan peningkatan luar biasa dalam keterlibatan sosial (social engagement) adalah mengetahui jawaban pertanyaan tersebut, dan membuat konten yang menarik bagi audience Anda.

Berikut adalah beberapa report yang tersedia dan dapat digunakan untuk mencari tahu siapa pembaca konten Anda.

Facebook page Insights

Mari kita mulai dengan Facebook. Facebook memiliki sejumlah informasi tentang penggemar dan pengikut. Salah satu cara untuk mengakses informasi tersebut melalui tab Facebook Insights  yang ada pada fanpage Facebook Anda.

report1

Jika pertama kali Anda menggunakannya, lihat di beberapa data. Selanjutnya, klik tab people untuk melihat data fans dan follower Anda.

Gambar di atas melihat lebih spesisfik pada bagian people engaged.

People engaged menunjukkan demografi yang lebih spesifik tentang orang-orang yang benar-benar terlibat dengan posting Anda.

Data pertama yang akan Anda lihat adalah berbagai usia dan jenis kelamin dari orang-orang yang berinteraksi dengan posting Facebook Anda.

Sebagai contoh, grafik di bawah ini menunjukkan bahwa orang yang berinteraksi dengan Facebook page DigitalMarketer.id ada 37% adalah laki-laki usia 25-34.

FB insight1

Berbagai kelompok umur dan jenis kelamin cenderung berinteraksi dengan konten berbeda.

Itulah mengapa data ini adalah kunci untuk mengetahui audience utama Anda dan membuat posting yang berguna bagi mereka.

Twitter Analytics Tool

Mirip dengan Facebook, Twitter menawarkan audience insight dalam analisis dashboard-nya. Setelah Anda mengakses halaman analisis, arahkan ke tab Followers Anda.

Twitter analytic

Dengan asumsi Anda memiliki follower yang cukup banyak, tab ini memiliki informasi tentang jenis kelamin mereka, pendapatan, pendidikan, dan lainnya. Hal ini akan membantu Anda dalam membuat konten di yang lebih menghasilkan

Google Analytics

Sebagian besar jaringan tidak menyediakan data yang kuat seperti Facebook dan Twitter.

Tetapi jangan khawatir, Google akan membantu Anda. Akses akun Google Analytic Anda dan klik ke Audience > Demographics > Overview.

google-analytics-demographics-overview

Setelah itu, Anda perlu Add Segment, untuk melihat pada Sumber Traffic yang ingin diketahui dalam menemukan demografi, misalnya Pinterest.

add-segment-traffic-sources-google-analytics

2. Lokasi dan Bahasa

Targeting berbasis lokasi adalah cara yang cukup ampuh untuk sosial media marketing.

Mungkin bagi Anda untuk melihat laporan tentang orang-orang di kota, provinsi atau Negara mana yang paling berinteraksi dengan konten Anda, dan kemudian tulis dan distribusikan konten yang menarik ke lokasi untuk respon yang lebih baik.

Halaman Facebook Insights

Kembali ke Facebook Page Insights report, sedikit di bawah informasi umur dan jenis kelamin, Anda akan menemukan data tentang lokasi orang-orang yang terlibat dengan page Anda.

Screenshot_158

Tool Twitter Analytics

Anda akan menemukan informasi lokasi ketika Anda mengakses Twitter Analytics dengan cara yang sama seperti pada laporan sebelumnya, tapi kali ini Anda harus menavigasi ke tab kedua.

twitter-analytics-demographics

Di kolom kanan Anda akan menemukan informasi yang diberikan oleh Twitter di kedua negara dan daerah di mana follower Anda berada.

Google Analytics

Serupa dengan laporan demografi , jika Anda tidak dapat menemukan data lokasi untuk jaringan lain melihat ke Google Analytics. Akses akun Google analytic Anda dan klik  Audience > Geo > Location.

audience-location-google-analytics

Setelah Anda membuat segmen, Google menyediakan data tentang pengguna berdasarkan negara, kota dan benua.

3. Message Sent

Sekarang kita tahu siapa audiens kita, itu ide yang baik untuk berpikir tentang konten yang mereka sukai.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan melihat kinerja media sosial Anda untuk melihat posting mana yang menghasilkan interaksi yang baik dengan audience.

Kemudian gunakan informasi tersebut untuk menentukan strategi digital marketing Anda selanjutnya.

4. Hari dan Jam

Setelah Anda tahu siapa target dan apa yang harus posting, pertanyaan berikutnya kapan waktu yang tepat untuk posting? Grafik Google Trends berikut menunjukkan orang mencari waktu yang tepat untuk posting.

google-trends-when-to-post-search-graph

Namun, waktu terbaik untuk posting konten satu dengan yang lain berbeda.

Itulah mengapa Anda harus melihat laporan ini untuk menemukan waktu yang tepat untuk postingan Anda.

Halaman Facebook Insights

Akses Facebook page Insight Anda lagi, dan klik tab Posts. Di sinilah Anda akan menemukan informasi tambahan tentang fans Anda, seperti kapan mereka sedang online.

Screenshot_157

Meskipun ini tidak menunjukkan kapan Anda mendapatkan paling banyak engagement, grafik tersebut memiliki informasi tentang kapan fans Anda sering online.

Posting konten pada hari dan jam di mana para fans Anda sering online, hal tersebut dapat meningkatkan interaksi konten Anda dengan para audience.

Kesimpulan

Meluangkan waktu untuk menganalisis audience sosial media memungkinkan Anda untuk mengembangkan strategi konten yang lebih condong dengan apa yang mereka butuhkan. Sehingga Anda dapat membuat konten yang lebih menarik dan berinteraksi dengan mereka.

Apakah Anda menggunakan beberapa laporan tersebut untuk strategi sosial media marketing Anda?Anda bisa berbagi pengalaman atau pertanyaan Anda bersama DigitalMarketer.id pada kolom komentar di bawah ini


Bagikan artikel ini

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>