Panduan Bisnis untuk Pemula : 8 Langkah Mudah Membuat Strategi Content Marketing

Membuat strategi content marketing
23 Maret 2016
Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bagikan artikel ini :

Bagi yang sudah terjun ke dalam bisnis dunia digital online mungkin sudah akrab dengan content marketing beserta strategi yang harus digunakan guna meningkatkan bisnis mereka.

Lalu bagaimana dengan seorang pemula yang baru ingin memulai bisnis online?

Mungkin ia akan kebingungan tentang content marketing dan cara membuatnya, apalagi untuk menerapkan strateginya.

Apakah Anda salah satu orang yang baru ingin memulai bisnis online?

Ingin membuat strategi marketing yang efektif?

Content marketing dapat membantu Anda dalam meningkatkan lead dan penjualan.

Tapi pertama-tama Anda harus memiliki rencana yang solid. Dalam artikel panduan ini, Anda akan ditunjukkan cara untuk membuat strategi content marketing yang sukses.

Mari kita mulai.

Apa Itu Content Marketing?

content-marketing-guide

Simplenya, content marketing memanfaatkan proses membuat content untuk menarik customer ideal Anda. Biasanya, content ini datang dalam bentuk posting blog.

Diibaratkan Anda sedang bertempur, membuat content secara konsisten untuk bisnis Anda itu barulah setengah jalannya saja.

Jika strategi content marketing Anda akan menjadi efektif, Anda tidak bisa hanya merombak content lama.

Ini penting untuk Anda ketahui. Content lama yang berkualitas rendah dapat merugikan situs web Anda, dan brand Anda.

Pastinya Anda ingin menawarkan content yang valueable yang sangat relevant untuk menarik customer yang sudah Anda targetkan.

Itu sebabnya Anda perlu rencana. Tanpa strategi yang jelas, Anda tidak akan dapat membuat valuable content yang tepat, maka Anda tidak akan mendapatkan lebih banyak traffic, lead dan sales.

Berikut adalah 8 langkah mudah untuk membantu Anda membuat strategi content marketing untuk memenangkan pertempuran bisnis dari pesaing Anda.

  1. Tentukan Goal Anda

Clear strategy and leadership solutions

Sebelum Anda mulai membuat content, Anda harus menentukan goal untuk content Anda.

Dengan cara ini, Anda akan tahu apa yang harus Anda prioritaskan dalam rangka mencapai goal tersebut.

Kemudian, Anda akan dapat melihat kembali dan menganalisis apa yang berhasil dan apa yang tidak bekerja.

Anda harus menentukan goal jangka pendek dan jangka panjang untuk content Anda.

Misalnya, goal jangka pendek Anda adalah mengarahkan search engine traffic untuk website Anda.

Jika itu goal Anda, Anda pasti ingin membuat content yang dapat masuk peringkat atas di Google untuk keyword tertentu.

Goal jangka panjang Anda misalnya membangun brand dan otoritas. Untuk melakukan itu, Anda harus mempersiapkan content yang bisa membuat audiens Anda merasa “WOW”, mendapatkan banyak social share, dan mengkonversinya menjadi email subscribers.

Pastikan untuk menulis goals ini dan berkomitmenlah untuk itu, sehingga Anda dapat kembali dan me-review progres Anda nanti.

  1. Ketahuilah Industri Anda

Ini merupakan poin penting : tidaklah cukup jika hanya mengetahui produk atau pelayanan Anda.

Anda harus mengetahui tentang sejarahnya. Dari mana industri ini dimulai.

Mengapa demikian? Karena dengan mengetahui industri Anda, hal ini akan membantu Anda untuk menulis content yang relevant dan aktif dicari oleh banyak orang. Hal itu akan membantu Anda agar tetap dalam posisi terdepan dalam berkompetisi.

MarketResearch.com memiliki laporan research dari 720 lebih top publishers, yang di-update setiap harinya.

marketresearch

Anda bisa mendapatkan akses cepat ke database mereka yang berisi wawasan tentang industri, perusahaan, produk, dan trend, dan fitur lebih “Dalam” mereka yang memungkinkan Anda untuk purchase hanya pada bagian-bagian dari laporan yang Anda butuhkan.

  1. Kenali Karakter Customer Anda

Buyer-Persona

Agar content Anda dapat menarik customer yang diinginkan, Anda harus tahu sebanyak mungkin tentang mereka.

Karakteristikan customer Anda dengan menciptakan persona pembeli terlebih dahulu adalah cara yang bagus untuk memastikan bahwa content Anda akan terhubung dengan profil customer yang tepat.

Misalnya, jika Anda menjual popok bayi, maka salah satu profil customer Anda adalah ibu-ibu muda. Lainnya bisa single mom.

Sekarang Anda tahu siapa target customer. Yang perlu dilakukan sekarang adalah Anda perlu belajar bagaimana cara berpikir mereka.

Ibu muda? Dia mungkin perlu tips untuk menangani ruam popok, membersihkan noda dari pakaian, atau berlatih untuk mengajarkan bayi mereka agar dapat memberitahu mereka saat akan hendak ke toilet.

Single mom? Dia mungkin perlu tips yang sama, tetapi di samping itu dia menginginkan bantuan seperti, memilih alat pompa ASI yang terbaik, atau tips untuk mendapatkan istirahat yang cukup sementara bergulat dengan kerja dan mengurus bayi.

Tuliskan customer Anda secara spesifik. Mereka mungkin tidak persis seperti Anda, tetapi Anda dapat masuk ke dalam kepala mereka dan berpikir seperti mereka.

  1. Temukan Fokus Unik Anda

Unique-Brand

Jika content Anda belum clear, tidak memiliki fokus yang unik, maka Anda hanya berputar-putar saja di tempat yang sama.

Dalam rangka untuk mendapatkan result, content Anda perlu menonjol.

Apa yang membuat situs web Anda berbeda dari semua web lain dalam industri Anda? Apakah Anda memiliki gaya yang unik? Apakah Anda membuat sesuatu yang berbeda dari topik yang biasa? Apakah kemampuan khusus Anda memungkinkan untuk lebih mendalami dan lebih menspesifikkan sebuah topik yang orang lain tidak lakukan?

Ketahui niche (keahlian unik Anda) dan fokuskan seluruh content Anda di sekitar itu.

Dengan mengetahui keahlian Anda, Anda akan selalu bisa memperluas jangkauan di masa depan.

  1. Membuat Kalender Content

Membuat dan mempublikasi content secara teratur merupakan faktor utama dalam keberhasilan strategi content marketing Anda.

Jadilah konsisten untuk membangun kemampuan : jika Anda membuktikan diri untuk menjadi sumber dari informasi yang memiliki nilai, reputasi Anda akan menyebar dengan cepat seperti api yang menjalar.

Membuat kalender content (jadwal untuk postingan situs web Anda) akan membantu Anda untuk melakukan hal itu, dan juga akan membuat Anda tetap berada pada jalur yang tepat.

kalender content

Tapi jangan hanya berencana ketika Anda akan mempublikasikan postingan di web Anda.

Rencanakan topik situs web Anda yang sebenarnya, dan bila memungkinkan, buat outline untuk postingan Anda ke depan.

  1. Beraksi Sesuai Trending Topik

Cara menjaga content Anda agar tetap relevant berarti Anda harus mengikuti trend topik  yang sedang berjalan, dan beraksi secara cepat.

Melakukan research untuk menemukan topik-topik yang hangat. Menjelajahi Twittersphere, dan mencari Facebook group terbaru untuk mendapatkan pertanyaan umum. Apa yang sedang populer sekarang?

Anda juga dapat menggunakan tools seperti  SEMrush untuk mendapatkan wawasan yang detail ke dalam keyword yang menjadi trend sekarang :

SEMRush-keyword-research-e1456974287810

Anda juga dapat menggunakan SEMRush untuk melihat peringkat keyword pada website Anda dan peringkat dari para pesaing.

semrush-keywords-ranking-website-e1456974296192

Setelah Anda menemukan trend, yang kira-kira dapat memenuhi kebutuhan audiens Anda langkah berikutnya adalah menulis content Anda sendiri.

Anda juga dapat mengelola content orang lain ke dalam posting Anda dengan cara memasukkan back link.

Tujuannya untuk menjangkau mereka untuk lebih tahu tentang artikel yang Anda buat. Anda mungkin akan terkejut ketika para influencer ini akan men-share postingan Anda ke follower mereka. Hal yang baik, kan?

  1. Menggunakan Kembali dan Menyegarkan Content Anda

bqaztmpj_HeresHowToReusePowerPoint&StudioContentInStoryline

Jangan pernah meninggalkan content lama Anda dalam arsip situs web! Anda dapat menemukan cara untuk menggunakannya kembali.

Misalnya, Anda bisa menggabungkan beberapa postingan lama yang berhubungan satu sama lain, dan membuat “panduan utama” dari itu.

Atau, Anda bisa membuat e-book dan menggunakannya sebagai hadiah opt-in untuk mendapatkan lebih banyak orang di list email Anda.

Untuk memberikan kehidupan baru ke dalam content lama, melihat postingan mana yang paling sukses sejauh ini.

Apakah mereka semua up-to-date dengan informasi terbaru? Jika tidak, memperbarui posting ini.

Peringkat SEO Anda kemungkinan akan meningkat karena sudah memiliki kredibilitas history, dan content diperbarui akan meningkatkan relevansinya.

Anda juga dapat mengubah judul postingan Anda untuk membuatnya lebih diklik dan dishare.

Namun, jangan mengubah permalink postingan Anda: yang pada dasarnya akan me-reset SEO yang telah Anda raih sebelumnya untuk post tersebut.

  1. Track Progres AndaMeningkatkan_Bisnis

Apakah Anda mengumpulkan data untuk tracking upaya content marketing Anda? Jika tidak, Anda perlu memulainya sekarang.

Evaluasi dan revisi yang penting bagi marketer apapun. Anda perlu terus meningkatkan kerja Anda, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengetahui kinerja Anda.

Ada berbagai macam metrik untuk menganalisis, dan melacak area untuk melakukan perbaikan. Ini berlaku jika Anda menggunakan email marketing untuk strategi content marketing Anda.

Anda dapat menggunakan tools dari Google Analytics untuk membantu dalam men-tracking progres Anda.

Selanjutnya? 

Jadi, sekarang Anda sudah mengetahui tentang basic apa itu content marketing dan 8 langkah sederhana untuk membuat strategi content marketing.

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberi dan berbagi informasi untuk membantu Anda.

Sekarang pilihan ada di tangan Anda. Apakah hanya berdiam diri saja atau langsung dipraktikkan?

Semoga bermanfaat.

Bila Anda memiliki kesulitan atau cerita menarik dan ingin disampaikan, Digitalmarkerter.id akan sangat antusias jika Anda berbagi pengalaman Anda pada kolom di bawah ini.

Bagikan artikel ini :

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>