7 Hal yang Dilakukan Setiap Hari oleh Para Digital Marketer

82
19 Januari 2016
Bagikan artikel ini
  • 26
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    26
    Shares

Apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana digital marketer menjalani aktivitas mereka?

Apakah Anda membayangkan mereka adalah para “geek” yang berada di kantor? Atau mungkin sedang berbaring di tempat tidur hotel dengan laptopnya sambil berlibur?

Digital marketer memiliki pandangan yang besar, mereka biasanya orang yang kreatif sehingga membuat mereka mudah untuk merasa bersemangat setiap harinya.

Pada hari lain, misalnya, seseorang menyarankan (apa yang mereka pikir) itu adalah ide bisnis yang konyol, tapi pikiran mereka mulai berlomba untuk membuat kampanye iklan Facebook, merencanakan sebuah sales funnel dan desain website ada dalam.

Pikiran para digital marketer bisa menjadi sangat aktif meskipun hanya mendengar saran yang kecil, tapi itu adalah bagaimana beberapa kampanye iklan besar diciptakan.

Penasaran? Mari kita mulai 7 hal yang setiap hari digital marketer lakukan.

1. Memeriksa dan Mengoptimalkan Kampanye Iklan Facebook

Kadang-kadang ini adalah salah satu hal pertama yang digital marketer akan lakukan di pagi hari, terutama jika mereka memulai kampanye iklan baru sehari sebelumnya.

Screenshot-Facebook-Analytics-E-Mute-Ad

Kegembiraan kampanye baru untuk melihat apakah bekerja dengan memuaskan atau tidak, dapat membuat digital marketer begadang di malam hari.

Tidak ada yang lebih baik dari momen “Eureka” ketika mereka login dan menemukan bahwa apa yang mereka tes bekerja dengan baik dan membuat hasil yang memuaskan.

Digital marketer selanjutnya akan menerapkan perubahan tersebut ke seluruh iklan Facebook lain yang relevan, dan kembali lagi, duduk diam dan menunggu hasilnya .

2. Membalas Email Terlalu Lama

Digital marketer pasti mempunyai banyak email di inbox mereka.

Akan menjadi sangat melelahkan untuk merespon semua email tersebut tanpa menggunakan email autoresponder.

sending email.jpg.653x0_q80_crop-smart

Tetapi, ada juga email penting yang perlu dibalas secara manual. Email-email tersebut mungkin berisi kerja sama bisnis atau feedback penting dari para subscriber.

Seorang digital marketer akan menandainya semua sebagai email yang penting dan akan meresponnya setelah menyelesaikan pekerjaannya atau ketika selesai makan siang.

Namun, terkadang mereka lupa dan akan meresponnya pada malam hari, selanjutnya tertunda lagi dan begitu saja seterusnya.

Akan datang suatu titik bagi digital marketer ketika mereka mulai merespon semua email penting tersebut.

Agar orang yang mengirim email tidak merasa terabaikan,  mereka biasanya akan membalasnya dengan “saya akan menghubungi Anda nanti”, saya akan merespon pertanyaan Anda nanti malam” dan sebagainya. Hal ini sangat membantu untuk menjaga hubungan yang baik.

3. Antusias pada Ide Bisnis atau Website Baru, Dan Mulai “Menggila” saat Merencanakannya

Para digital marketer akan sangat antusias pada suatu ide baru dan akan mulai “menggila” ketika merencanakan ide baru tersebut ke dalam sebuah bisnis.

Business-Plan-Whiteboard

Ada sesuatu dalam DNA digital marketer yang merespon sinyal tersebut dan mulai menulis di whiteboard atau papan tulis, ketika seseorang menyarankan sesuatu yang menarik.

Anda akan melihat seorang digital marketer seperti mencurahkan seluruh energinya untuk merencanakan lalu menjalankan strategi digital marketing seperti ide kampanye media sosial, ide untuk konversi email dan masih banyak lagi.

4. Batal Hang Out Dengan Teman untuk Menyelesaikan Urutan Email Sales Funnel

Anda tidak akan pernah mendengar digital marketer begitu tenang sampai Anda menyaksikan mereka merencanakan sebuah sales funnel.

Perencanaan sales funnel kadang-kadang banyak mengambil alih hidup mereka sehingga kadang mereka membatalkan rencana dengan teman-teman atau bahkan lupa untuk pulang ke rumah.

Slide33

Jika seorang digital telah merencanakan sebuah sales funnel, biasanya tidak akan berhenti sampai mereka menyelesaikannya. Terkadang mereka akan lupa dengan apa yang disekitarnya.

Namun ketika sales funnel tersebut menghasilkan konversi, momen “Eureka” akan terjadi sekali lagi.

5. Akan Merasa Frustasi Jika Sebuah Tool Tidak Bekerja atau Terintegrasi dengan Baik

Tim digitalmarketer.id telah menyaksikan beberapa kejadian “aneh” di dalam kantor.

Teman-teman kami terkadang terlihat bingung dan frustrasi sampai menjambak rambutnya karena mereka tidak bisa mendapatkan sebuah tool tidak bekerja dengan cara yang sebagaimana mestinya.

frustrated-600x423

Dari menginstal plugin untuk blog WordPress atau mengintegrasikan pilihan login media sosial di website, kadang-kadang beberapa hal tidak berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan.

Jadi pastikan untuk memeriksa rekan kerja dan teman-teman yang ada dalam tim Anda agar mereka tidak terlalu memaksakan diri dalam mengerjakan pekerjaan mereka.

6. Menghabiskan Banyak Waktu untuk Membuat Landing Page

Seorang Digital marketer dapat menjadi perfeksionis, oleh karena itu, mereka akan menghabiskan waktu terlalu lama pada desain sebuah landing page.

Landing Pages

Telah disebutkan di awal artikel ini bahwa digital marketer adalah orang yang kreatif sehingga ketika membuat landing page yang menjadi traffic agar terjadi konversi , mereka seperti mencurahkan semua tenaga dan pikiran mereka.

7. Menghabiskan Banyak Biaya Pada Tool Yang Mungkin Hanya Sekali Digunakan

Hal yang satu ini sangat berhubungan dengan banyak orang, mungkin termasuk Anda yang bukan seorang digital marketer.

Ini seperti Anda membeli sebuah baju dan hanya sekali memakainya.

Hal seperti ini bisa terjadi ketika membeli alat-alat yang menunjang produktivitas kerja.

Digital marketer memiliki papan tulis di meja mereka, di dinding di belakang mereka dan papan tulis, ipad atau komputer tablet ditempatkan di dekat mereka.

Digital marketer adalah seorang scribblers atau gila menulis, dan jumlah alat yang dimiliki oleh digital marketer sepertitidak ada akhirnya.

make money

Papan tulis, notebook, dan gadget yang mendukung produktivitas mereka seperti sebuah candu.

Selain itu, hal tersebut juga berlaku pada tool-tool digital marketing yang digunakan.

Terkadang para digital marketer akan melakukan tes pada sebuah tool untuk melihat apakah bekerja dengan baik. Jika hasilnya tidak sesuai harapan maka tool tersebut tidak akan digunakan.

Untungnya, banyak dari tool-tool tersebut menawarkan versi free trial, namun terkadang seorang digital marketer akan mengambil risiko untuk mengeluarkan biaya untuk menggunakan sebuah tool walaupun pada akhirnya hanya digunakan sekali atau dua kali.

Apakah ini yang Anda Harapkan?

Anda telah mengetahuinya, 7 hal yang setiap hari para digital marketer lakukan. Apakah itu yang Anda harapkan?

Dari terlalu antusias pada ide-ide baru untuk website atau bisnisnya, frustrasi dengan integrasi tool, digital marketer dapat melalui berbagai emosi setiap harinya.

Namun,selama Anda menyukainya, Anda akan menemukan keasyikan tersendiri di dalamnya. Apalagi jika mendapatkan banyak profit dari apa yang benar-benar kerjakan dan suka. Akan muncul suatu kepuasan tersendiri yang dapat Anda rasakan nantinya.

Apakah ada hal lainnya dari Anda para digital marketer lakukan setiap hari?

Jangan ragu untuk berbagi hal-hal tersebut bersama DigitalMarketer.id dengan meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

 


Bagikan artikel ini
  • 26
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    26
    Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>