5 Cara Menjadi Orang Sukses dari Denny Santoso

25 Oktober 2018
Bagikan artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares

Bagikan artikel ini :

Pertama-tama, sukses buat Anda itu seperti apa?

Kebanyakan orang bilang sukses itu financial freedom. Sebenarnya jika dibahas satu persatu, banyak sekali arti sukses mulai dari keluarga, relationship, atau hubungan dengan Tuhan dan masih banyak lagi. Namun disini kita fokus membahas ke arti sukses yang seringkali dijawab orang, yaitu financial freedom.

Ketika ditanya, arti dari financial freedom itu lebih tepatnya apa? Ada yang menjawab financial freedom adalah kondisi saat membeli barang-barang tidak perlu memikirkan uang, tetapi pertanyaan selanjutnya berapa tepatnya banyak pendapatan/income yang perlu Anda miliki untuk mencapai titik itu? Dan biasanya kebanyakan dari mereka tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut. Karena itu, Anda harus menentukan arti sukses financial freedom secara spesifik terlebih dahulu. Untuk lebih jelasnya, kali ini digitalmarketer.id akan membagikan 5 cara menjadi orang sukses versi Denny Santoso, seorang Digital Marketer dan Founder digitalmarketer.id.

  1. Tentukan Goal Anda

Jika Anda menginginkan sesuatu, maka menentukan goal/tujuan secara detail dan spesifik akan membantu Anda untuk mencapai keinginan Anda. Goal yang spesifik pastinya akan lebih cepat untuk dicapai ketimbang goal yang umum. Karena goal yang spesifik mudah dimengerti, berkelanjutan, dan memiliki fokus yang jelas.

Contohnya, Anda menginginkan pendapatan 10 milyar tetapi kendaraan yang Anda pakai menuju target 10 milyar yaitu pekerjaan Anda yang tidak dapat menghasilkan pendapatan sebesar itu dengan cepat. Dengan gaji pekerjaan dan segala kebutuhan hidup yang harus dipenuhi, mungkin Anda baru akan mencapai target tersebut setelah Anda berumur 60 sampai 70 tahun.

Berarti jika Anda ingin mencapai target itu lebih cepat, misalnya saat Anda berumur 30 tahun, maka Anda harus mengganti kendaraan yang Anda ingin pakai menuju target itu. Misalnya memulai investasi, membangun bisnis sendiri, dan sebagainya. Jadi mau berapapun pendapatan atau apapun goal Anda , Anda harus tetap menentukan secara spesifik berapa ukuran goal tersebut.

  1. Ketahui Strength & Weakness Anda

Langkah selanjutnya, Anda harus mengetahui kelebihan (strength) dan kelemahan (weakness) Anda terlebih dahulu. Kebanyakan orang ketika ditanyakan apa kelebihan dan kelemahanmereka, masih sulit membedakan kelebihan dengan kewajiban yang memang harus dimiliki (requirement)

Misalnya ketika kamu melamar pekerjaan dan bosmu bertanya apa kelebihanmu. Banyak yang menjawab “saya rasa saya rajin”, dsb. Itu bukanlah kelebihan, tetapi kewajiban (requirement) untuk bekerja. Kemampuan ataupun kelemahan bisa dicontohkan seperti : menguasai skill marketing, suka berurusan dengan hal-hal berkaitan dengan angka, bisa bernegosiasi, dsb.

Kebanyakan orang tidak mengetahui apa sebenarnya kelebihan dan kelemahannya, sehingga tidak dapat mengenali potensi diri sendiri. Jika Anda saja tidak mengenal diri Anda sendiri lalu bagaimana Anda dapat mempromosikan diri Anda kepada orang lain?

Dengan mengetahui kelebihan dan kelemahan, Anda dapat mendapatkan menggunakan potensi Anda di bidang yang cocok, misalnya Anda menguasai strategi digital marketing, sehingga Anda mampu mengatur kampanye iklan digital dan sebagainya. Atau misalnya Anda memiliki kemampuan di negosiasi maka Anda dapat ditempatkan di bagian public relation (relasi kerjasama) di perusahaan dan dari situ pula networking Anda menjadi naik karena Anda bertemu dengan banyak orang,  dari situ Anda dapat mendapatkan banyak pekerjaan atau deal bisnis, dsb. sehingga hasilnya Anda mendapatkan banyak sumber pendapatan (multiple stream of income)

  1. Temukan Masalah Internal/Eksternal Anda

Seseorang dari nol sampai menuju kesuksesan dia, memiliki sebuah perjalanan. Dan dalam perjalanan ini pasti selalu ada problem atau masalah, baik itu besar ataupun kecil. Masalah ini dibagi menjadi 2, yaitu masalah internal dan masalah eksternal. Masalah internal itu adalah masalah yang muncul dengan diri sendiri, seperti tidak percaya diri, merasa malu dan sebagainya. masalah internal ini selalu berkaitan tentang diri sendiri. Ketika Anda berbicara dengan seseorang, Anda bisa mengenali jika seseorang mayoritas memiliki masalah internal apabila semua perkataannya bermula dari “saya…., saya….., dan saya…..”

Sementara masalah eksternal yaitu masalah dengan urusan pekerjaan, atau faktor luar. Sebagai contoh Anda bingung harus mencari distributor dimana, tidak tahu harus menjual dimana, tidak mengerti ini masuk ke digital atau konvensional, atau harus buka franchise, dan sebagainya. Intinya eksternal adalah masalah dari luar diri Anda.

Masalah eksternal lebih mudah diatasi,  namun masalah internal yang agak sulit dihilangkan. Karena kebanyakan orang yang memiliki masalah internal mempunyai mindset bahwa dia tidak punya problem. Jadi jika diberitahu masalah yang ada pada dirinya, mereka akan menolaknya karena mereka merasa tidak mempunyai problem. Contohnya, jika Anda mengatakan seseorang yang gila “Anda gila,” maka kemungkinan besar dia akan tertawa balik dan menganggap diri Anda yang gila. Jadi Anda harus lihat diri Anda terlebih dahulu, jenis problem apa yang Anda miliki? Bila Anda memiliki masalah eksternal, maka lebih mudah mengatasinya. Anda datang ke orang sukses lalu diajarkan strateginya seperti apa, dikenalkan dengan networking, dan selesai. Namun internal  problem lebih sulit untuk diatasi.

Misalnya ketika Anda seorang agen asuransi,dalam dunia asuransi pelanggan memilih berdasarkan kepercayaan mereka ketika melihat orang yang menawarkan, sehingga penting adanya personal branding. Karena itu, Anda direkomendasikan untuk membuat vlog sebagai personal branding, dan Anda beralasan “saya tidak bisa bisa berbicara di depan kamera.” Ini sudah terlihat bahwa Anda memiliki masalah internal. Masalah eksternalnya hanya membuat vlog, jauh lebih mudah ketimbang masalah internal dimana Anda mengatasinya secara langkah demi langkah, ikut workshop berbicara depan umum, dan sebagainya. Perlu diingat, masalah yang perlu Anda selesaikan terlebih dulu  adalah masalah internal, baru setelah itu masalah eksternal. Karena tanpa selesainya masalah internal, masalah eksternal pun tidak akan selesai.

  1. Amati Tren Industri Anda

Anda harus tahu industry trend Anda sedang naik atau sedang turun. Jika industri Anda sedang turun maka Anda berusaha untuk meningkatkan perkembangan industri Anda pun tidak akan berpengaruh karena Anda akan terseret turun. Tetapi jika Anda berada di industri naik maka keuntungannya meski Anda hanya diam saja, Anda tetap akan ikut naik. Jadi Anda harus mengetahui industri Anda berada di elevator mana? Naik atau turun?

Entrepreneur biasanya sering berpindah, seperti contohnya jika e-commerce sedang booming maka masuk e-commerce, Lalu jika crypto booming maka masuk crypto. Sebagai ‘early adapter’ mereka mampu menyesuaikan keadaan. Dan kebanyakan orang yang gagal itu terlalu sering menunggu sehingga tidak melakukan apa-apa, atau tidak berani untuk mengambil tindakan.

  1. Praktekkan Super Connecting dengan Orang Sukses

Banyak yang mengatakan networking tidak terlalu penting karena biasanya digital marketer hanya bekerja didepan komputer saja, sehingga mereka tidak perlu melihat dunia luar hanya fokus di depan komputer saja. Anggapan ini yang justru sangat salah.

Langkah terakhir ini juga sangatlah penting karena Anda perlu menemukan satu orang atau satu media yang bisa membawa Anda ke level yang lebih lanjut lewat networking. Contohnya seperti dr. Oz yang diangkat oleh Oprah.

Dari networking langkah selanjutnya adalah Super Connecting, yaitu temukan seseorang yang bisa menjadi mentor Anda untuk membimbing Anda naik ke level selanjutnya. Tetapi biasanya jika Anda ingin ke level yang lebih lanjut itu, poin-poin diatas sebelum no.5  harus jelas. Anda harus mengetahui tren industri Anda terlebih dahulu, kelebihan dan kelemahan Anda seperti apa, jenis masalah yang Anda miliki, lalu apa goal/tujuan Anda secara spesifik. Baru setelah itu, ketika Anda sudah menemukan seorang mentor yang sukses maka ia akan mengetahui bahwa Anda adalah bibit orang sukses yang bagus yang bisa dibawa naik.

Jadi, itulah 5 cara menjadi orang sukses dari seorang Denny Santoso. Sekarang semua keputusan ada di tangan Anda. Apakah Anda akan terus menunggu kesuksesan itu datang? Atau bukankah lebih cepat jika Anda melakukan tips-tips tadi dan menjemput kesuksesan itu?

Bagikan artikel ini :

Bagikan artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *