4 Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Membuat Artikel yang Menarik untuk Blog atau Web

Menulis dan Membuat Sebuah Artikel yang Menarik
20 Oktober 2017
Bagikan artikel ini
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Bagikan artikel ini :

Menulis dan membuat sebuah artikel yang menarik merupakan sebuah tantangan tersendiri ketika Anda sudah memiliki blog atau website.

Mengapa menjadi tantangan? Karena pada dasarnya tidak semua orang bisa menulis dan menciptakan sebuah artikel yang menarik.

Ketika kita ingin menulis dan membuat sebuah artikel yang menarik, kita harus tahu topik apa saja memiliki value sehingga bisa mempengaruhi dan mengajak para target audience untuk membaca sebuah artikel sampai akhir.

Lalu bagaimana cara yang paling baik dalam menulis dan membuat sebuah artikel yang menarik untuk blog atau website? Bagaimana cara mengecek kalau semuanya sudah ok untuk dipublikasikan?

Nah, artikel kali ini akan membahasnya untuk Anda yang memiliki hobi menulis dan sudah memiliki website atau blog tapi masih bingung dalam membuat sebuah artikel.

Mari kita mulai pembahasannya!

2-6.png (1)

Menulis dan Membuat Sebuah Artikel yang Menarik untuk Dipublikasikan Pada Blog dan Website

Sebelum kita masuk lebih jauh, ada baiknya kita tahu dulu dari hal yang paling dasar dalam menulis dan menciptakan artikel.

Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika membuat sebuah artikel, seperti :

  1. Susunan dan tulisannya mudah dibaca
  2. Maksud yang jelas dan to the point
  3. Tulisan bisa dimengerti oleh pembaca
  4. Pesan dari konten yang Anda tulis masuk akal

Nah, mulai dari sini, kita akan membahasnya satu persatu lebih dalam dan rinci lagi ya! Kita mulai dari point pertama.

1. Susunan Tulisan Agar Mudah Dibaca

800-email-templates_custom-emails

Ada sebuah fakta yang perlu ketika mau menulis dan membuat sebuah artikel yang menarik untuk blog atau web Anda.

Ternyata, pembaca online tidak menyukai artikel yang terlalu panjang. Mereka cenderung menyukai artikel-artikel online dengan jumlah kata kisaran 800-1000 kata saja. (Kecuali kalau Anda ingin membuat sebuah tutorial atau panduan lengkap, itu bisa 1000-2000 kata.)

Mengapa? Karena kalau terlalu panjang akan terkesan membosankan. Pembaca online cenderung mencermati setiap kalimatnya daripada membaca setiap kata.

Biasanya, pembaca tulisan online hanya membaca sekilas dan memperhatikan tatanan layout atau struktur tulisannya terlebih dahulu.

Kalau menarik, kemungkinan besar mereka lanjut membaca.

Perlu diketahui, layout atau susunan tulisan sangat penting. Bisa saja pembaca online yang tidak punya banyak waktu harus sesegera mungkin menemukan garis besar pada bagian tulisan tersebut.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tulisan dalam sebuah artikel harus mudah dibaca dan dipahami. Maka dari itu, harus memperhatikan :

a. Judul yang jelas dan ringkas.

Judul tidak boleh terlalu panjang dan bertele-tele. Itu akan mempengaruhi mood pembaca dari awal.

Mereka akan meragukan isi tulisannya hanya karena judulnya yang bertele-tele. Bahkan, pembaca akan merasa tidak tertarik dari awal mereka membaca judul.

b. Gunakan Sub Headline

Siapa yang tidak pusing kalau membaca sebuah artikel yang bablas dari judul utama kemudian isinya tidak ada sub headline sebagai tanda kalau pembahasannya sudah berganti?

Kalau Anda menemukan sebuah artikel di blog atau web, sudah pasti Anda langsung kehilangan minat baca, bukan?

Oleh karena itu, gunakan sub headline untuk membantu Anda menulis dan membuat artikel yang menarik untuk dipublikasikan di blog dan web Anda.

Dengan menggunakan sub headline, artikel Anda akan terlihat rapi.

c. Isi paragraf lebih baik singkat

Paragraf yang cenderung panjang, membuat pembaca merasa bosan.

Dengan begitu, hindari hal yang demikian. Jelaskan point demi point dengan singkat dan jelas untuk menghindari penjelasan yang bertele – tele.

d. Teks Bold dan Italic

Menebalkan teks biasanya untuk menandai bahwa teks tersebut adalah teks yang penting.

Sementara memiringkan teks, itu biasanya untuk menandai bahwa teks tersebut merupakan serapan bahasa asing atau kata yang asing untuk pembaca.

e. Hyperlink

Ketika ada artikel lain yang berhubungan dengan pembahasan tulisan Anda, jangan lupa untuk menyisipkan hyperlink pada tulisan tersebut agar pembaca dapat langsung terhubung dengan artikel yang dimaksud.

Cobalah untuk menerapkan point-point tersebut pada artikel Online Anda.

2. Maksud yang Jelas dan To The Point

ThinkstockPhotos-180516525_one_target_LR

Setiap artikel, pasti memiliki maksud mengapa harus ditulis. Maksunya pun harus yang jelas dan tidak bertele-tele. Apa yang akan Anda tulis? Apa yang akan Anda bagi pada pembaca?

Sebagai contoh, Anda ingin membuat artikel tentang Digital Marketing. Apabila Anda ingin menulis dengan topik tersebut, apakah topiknya tidak terlalu luas? Apabila Anda rasa topik yang akan Anda bahas terlalu luas, Anda dapat membuat topik tersebut lebih spesifik lagi. Misalnya “Kiat – Kiat Meningkatkan Penjualan Anda Melalui Facebook Ads.”

Tujuannya agar pembaca lebih terarah pada apa yang Anda bicarakan melalui topik tersebut. Lebih baik bukan?

Hal ini juga akan menghindari pembaca dari kesalahpahaman atau salah menyimpulkan. Begitu juga dengan bahasa yang akan Anda gunakan dalam tulisan Anda yang akan dibahas pada bagian selanjutnya.

3. Bahasa yang Digunakan

UK_vak-icoon-Taal-met-vaknaam_1

Prinsip penulisan artikel tetap saja berlaku untuk penulisan artikel online maupun offline.

Namun, penulisan artikel online memiliki pertimbangan lain yang menyangkut waktu para pembacanya yang cenderung hanya memiliki waktu singkat.

Sehingga cara yang paling efektif adalah menyesuaikan bahasa Anda dengan bahasa audience Anda.

a. Gaya

Gaya bahasa Anda harus disesuaikan dengan para pengunjung blog atau web Anda.

Misalkan Anda membuat sebuah blog atau web yang membahasanya informasi dengan target anak muda, gunakan gaya yang santai.

Lain halnya kalau misalkan blog atau web Anda itu khusus membahas bisnis. Disesuaikan kembali, lebih formal dan tetap berbobot.

Baca ini : 7 Cara untuk Mengetahui Target Audience Anda

b. Kalimat Aktif atau Pasif

Kalau Anda ingin menulis dan membuat sebuah artikel yang menarik untuk blog atau web, ada baiknya kalimat-kalimat yang digunakan itu lebih aktif.

Maksudnya aktif itu seperti apa? Penggunaan subyek lebih kuat dibandingkan dengan obyeknya.

Misalkan seperti, Denny Santoso mengadakan kelas Digital Marketing Elite Training bulan ini.

Itu aktif. Sedangkan kalau pasif, seperti ini

Digital Marketing Elite Training merupakan sebuah kelas khusus untuk para pebisnis yang diadakan oleh Denny Santoso.

Penggunaan kalimat untuk sebuah artikel tidak berarti 100% aktif, tapi Anda bisa menggunakan 60% kalimat aktif dan 40% kalimat pasif.

c. Keywords dan Buzzword

Hal ini menjadi salah satu hal yang penting juga karena mempengaruhi hasil pencarian di search engine yang biasanya langsung mengetik topik yang dibutuhkannya.

Dengan adanya keywords, pembaca bisa dengan mudah mencari bahan bacaan untuk kebutuhan mereka.

Carilah keywords yang unik dan pastinya relevan, sehingga akan diingat pembaca.

Tetapi ingat, Anda harus tahu siapa pembaca Anda. Pertimbangkan juga apakah pembaca Anda akan mengerti atau tidak.

4. Logis

alight-2729771__340

Hal yang terpentingnya, pasti akan dijadikan judul dari tulisan Anda. Seperti yang sudah disebutkan diatas, struktur sangat mempengaruhi tulisan.

Tulislah hal yang paling penting di awal kalimat sebelum masuk ke penjelasan.

Sebaiknya, Anda menggunakan kata – kata yang unik dan menarik perhatian agar pembaca merasa tertarik dari awal untuk membaca tulisan Anda.

Namun, ingat yang logis dan berhubungan dengan penjelasannya adalah yang utama.

Waktunya Mengecek Ulang

Anda membaca artikel ini sampai akhir? Great! Kalau begitu sudah waktunya Anda untuk mengecek artikel yang telah dibuat, dan lakukan perbaikan.

Tapi kalau belum mulai, artikel ini bisa Anda jadikan pegangan untuk menulis dan membuat artikel yang menarik untuk dipublikasikan pada blog atau web Anda.

Memang menciptakan artikel yang menarik itu butuh proses, tapi asalkan Anda tekun dan terus mengasah skill Anda dalam menulis, cepat atau lambat hasilnya akan terlihat.

Tetap semangat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Apabila Anda punya kendala atau cerita dan pengalaman lain dalam menulis dan membuat sebuah artikel yang menarik jangan ragu untuk berbagi dengan kami di Digitalmarketer.id.

Bagikan artikel ini :

Bagikan artikel ini
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>