Menarik Customer Dengan Strategi Psikologi Penetapan Harga

Menarik Customer Dengan Strategi Psikologi Penetapan Harga
3 Desember 2015
Bagikan artikel ini :

Apakah Anda pernah membeli suatu produk padahal Anda telah memiliki produk yang sama?

Dan apakah setelah membeli produk tersebut Anda berpikir ulang “Kenapa saya beli ya?”

Seperti yang kita ketahui, masyarakat Indonesia termasuk masyarakat yang memiliki budaya konsumtif, hal ini dapat dipengaruhi oleh tren sebuah produk atau barang.

Hal ini merupakan peluang yang menguntungkan para penjual. Ada banyak strategi yang mereka gunakan untuk menarik minat orang-orang yang bisa jadi awalnya hanya mampir lihat-lihat barang dagangan, tetapi ujungnya bisa terjadi transaksi jual beli.

Mengapa bisa demikian?

Sebenarnya banyak strategi yang bisa diterapkan oleh semua orang jika mereka ingin menjual suatu barang atau jasa.

Yang perlu diketahui adalah strategi yang tepat itu yang seperti apa?

Artikel ini akan memberikan bocoran mengenai strategi yang akan membantu Anda sehingga dengan mudah memulai bisnis kecil seperti menjual produk.

Langkah ke 1 Tentukan Harga Anda

Gunakan Pesona Harga

Ketika orang sudah tertarik pada sebuah produk atau jasa, biasanya hal yang menjadi pertimbangan mereka berikutnya adalah harga. Apakah Anda tahu, ternyata orang akan tertarik pada harga yang ujungnya itu berangka ganjil. Biasanya angka yang sering dipakai itu 5 dan 9.

Taktik Mengurangi 1 Digit untuk Angka Sebelah Kiri.

Banyak sekali iklan produk yang menggunakan strategi ini, misalnya harga sebuah merk notebook ternama senilai Rp 17.000.000,-.

Orang akan berpikir ulang jika melihat harga itu. Akan lebih menarik jika penggunaan angkanya diubah menjadi Rp. 16.999.999,-.

Contoh lain dalam bentuk gambar

1

Ternyata orang lebih berminat dengan harga yang kedua. Padahal kalau diperhatikan, sama saja.

Mengapa digit kiri begitu penting? Ini melibatkan cara otak kita mengodekan nilai-nilai numerik. Otak kita mengodekan nomor begitu cepat (dan di luar kesadaran) bahwa kita menyandikan ukuran nomor sebelum kita selesai membacanya.

Langkah Ke 2 Mempengaruhi Persepsi Mereka

Membingkai Ulang Harga Anda

Langkah berikutnya setelah menentukan harga, mempengaruhi memori masyarakat untuk harga Anda.

Ketika orang membandingkan harga untuk harga referensi, Anda dapat mempengaruhi mereka untuk menarik harga yang lebih rendah dalam perbandingan itu.

Mengapa orang akan menarik harga yang lebih rendah ke perbandingan? Strategi ini mengambil keuntungan dari kemalasan otak kita melakukan encoding nilai numerik.

Dengan demikian Anda dapat mempengaruhi bagaimana orang mengingat harga. Bagaimana caranya? Anda hanya perlu membingkai ulang harga menjadi nilai numerik yang lebih rendah.

Taktik Simpan Kata Pengiriman dan Ditulis Terpisah

Kalau Anda berjualan secara online, taktik yang satu ini cocok untuk Anda terapkan untuk iklan produk yang Anda pasang di jejaring sosial atau di tempat lainnya. Taktik yang satu ini menggunakan permainan kata-kata. Contoh dari taktik ini:

2

Prima dalam Besaran Kecil

Masih ingat dengan yang dibahas sebelum ini? sekedar mengingatkan, sebelumnya kita membahas bagaimana jangkar numerik dapat mempengaruhi persepsi orang tentang harga. Anda juga dapat mempengaruhi persepsi masyarakat melalui besaran umum.

Jika Anda ingin orang melihat harga menjadi lebih kecil, Anda perlu mengaitkan semua fitur yang terkait dengan besaran kecil. Masih bingung seperti apa gambaran besaran kecil yang dimaksud, coba dilihat pada taktik berikut ini.

Taktik Gunakan Font Kecil untuk Harga

Ternyata ukuran fisik harga juga dapat mempengaruhi persepsi orang. Orang akan melihat harga lebih kecil jika Anda menampilkan harga dalam font yang lebih kecil. Taktik ini sangat efektif ketika Anda menampilkan harga lebih kontras dengan ukuran font yang lebih besar.

3

Walaupun harganya sama tetapi penggunaan font pada penulisan sangat berpengaruh, menggunakan font besar akan mengesankan bahwa harga yang dicantumkan pada sebuah produk terlihat mahal. Begitu sebaliknya, menggunakan font lebih kecil akan mengurangi persepsi mahal yang tercantum pada harga.

Memaksimalkan Harga Referensi

Bahasan sebelumnya membantu Anda menurunkan besarnya harga yang dirasakan. Tetapi, Anda juga bisa merasakan efek yang sama dengan memaksimalkan besarnya harga.

Taktik Menaikkan Harga Produk Anda

Jika Anda meluncurkan harga produk yang baru (lebih mahal), apa yang harus Anda lakukan dengan harga produk lama?  Beberapa bisnis akan menurunkan harga produk lama mereka untuk secara bertahap fase keluar dari pasar.

Menaikkan harga produk lama Anda. Dengan menaikkan harga, Anda menaikkan harga referensi masyarakat (sehingga meningkatkan nilai yang dirasakan dari produk baru).

4

Anda akan merilis produk baru ke kondisi yang lebih menguntungkan. Sedikit informasi, taktik ini digunakan oleh pemilik perusahaan besar yang menjual produk pakaian.

Menekankan Celah antara Referensi Harga

Kita telah membahas sebelumnya mengenai meminimalkan atau memaksimalkan ukuran referensi harga. Berikutnya ini akan membantu Anda memaksimalkan jarak antara harga dan referensi harga yang lebih tinggi.

Taktik Pebedaan Visual dengan Membandingan Harga Tinggi

Untuk menarik minat orang agar mau membeli sebuah produk biasanya melalui visual harga yang dicantumkan. Lagi-lagi font mempengaruhi, tapi dalam taktik ini Anda dapat membandingkan 2 harga sekaligus dalam 1 tempat.

5

Langkah ke 3 : Memotivasi mereka untuk membeli

Terkadang, walaupun Anda sudah menerapkan taktik mengubah harga, ada saja yang membuat customer masih ragu dan enggan membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Lalu apa yang harus dilakukan? Anda harus memberi mereka dorongan atau istilahnya membujuk secara halus. Yang perlu diingat, membujuk itu bukan memaksa.

Mengurangi “Sakitnya Membayar”

Ada tipe orang yang membeli barang mahal yang diinginkan merasa puas dan menganggap tidak masalah mengeluarkan uang sekaligus untuk membayar barang tersebut, lalu ada tipe orang yang merasa sangat ‘kesakitan’ setelah membeli barang mahal.

Tahukah Anda, rasa sakit itu muncul dari dua faktor:

  • Proses pembayaran (misalnya, kita merasa lebih sakit jika kita melihat uang meninggalkan tangan kita)
  • Waktu pembayaran (misalnya, kita merasa lebih sakit jika kita membayar setelah kita konsumsi)

Lalu apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengurangi ‘sakit’ yang akan dirasakan oleh customer?

Taktik Menghilangkan Tanda Mata Uang

Apa Anda pernah memperhatikan, jika menonton film luar negeri ketika ada adegan membeli makanan di sebuah restoran makanan siap saji pada bagian menu mereka hanya bertuliskan angka dari harga menu tanpa mencantumkan tanda mata uang dollar? Ternyata pencantuman harga berupa angka tanpa tanda mata uang itu ada tujuannya.

6

Rasa sakit membayar dapat dipicu dengan mudah. Bahkan, tanda dollar diharga dapat mengingatkan orang sakit itu, dan itu dapat menyebabkan orang untuk menghabiskan lebih sedikit.

Itu dengan mata uang dollar, lalu bagaimana dengan rupiah? Boleh saja jika Anda mau mencobanya, tapi sebelum itu Anda sudah harus memperhitungkan keseluruhan harga produk secara jelas.

Langkah 4: Memaksimalkan Pendapatan Anda

Bila customer sudah membeli produk Anda, apakah berarti tugas Anda sudah selesai? Jika ingin hal ini terus berkelanjutan, maka jawabannya tugas belum selesai. Bukankah Anda menginginkan bisnis yang dijalani sehat dan menghasilkan pendapatan dari orang yang sudah menjadi customer dan langganan Anda?

Membuat Kenaikan Harga Tidak Terdeteksi

Dalam dunia bisnis yang namanya kenaikan harga itu tidak terelakkan. Harga akan meningkat pada beberapa titik.

Karena kebanyakan orang yang akrab dengan yang namanya kenaikan harga, tentunya mereka akan mengerti. Sayangnya, itu tidak mudah. Meskipun kenaikan harga dan alasan yang sah lainnya, sebagian besar customer tidak melihat itu sebagai hal yang benar alias merasa keberatan untuk kenaikan harga.

Meskipun banyak tanggapan negatif mengenai kenaikan harga, Anda bisa membuat harga tersebut menjadi tidak terdeteksi, dan tanpa melakukan manipulatif.

Taktik Mengubah Ukuran daripada Harga

Orang yang sudah terbiasa dengan harga lama sebuah produk pasti akan protes jika ada kenaikan harga baru dari produk tersebut. Lalu bagaimana menanggapi hal ini? ternyata banyak produsen menerapkan taktik ini.

Ambil saja contoh sebuah perusahaan yang memproduksi salah satu merk sirup ternama yang produknya ada di minimarket atau supermarket. Bagi orang yang tidak memperhatikan mungkin kemasan terlihat sama saja. Tetapi sekedar info, karena kenaikan bahan dan sebagainya, maka kemasan botol sirup tersebut diperkecil alias diubah. Yang dari 600 ml menjadi 550 ml.

7

Bukan berarti hal ini tidak berisiko. Jika customer mendeteksi niat nakal, Anda bisa kehilangan kepercayaan dan penjualan Anda menjadi lebih rendah. Untuk memaksimalkan pendapatan, Anda perlu untuk mempertahankan dan menumbuhkan loyalitas pelanggan. Strategi berikutnya akan menjelaskan strategi harga tertentu yang dapat merusak reputasi Anda.

Hindari Strategi Harga yang Berbahaya

Strategi tertentu tidak selalu meninggalkan kesan yang baik terus, ada kalanya kesan buruk itu hadir dan tidak dapat dihindari, berikut adalah taktik yang harus diketahui oleh Anda.

Taktik Jangan Gunakan Umpan dan Beralih Harga

Secara tidak sadar banyak sekali pelaku bisnis yang melakukan taktik umpan dan beralih harga ini untuk mendapatkan customer yang banyak, hal ini sangat tidak baik karena sekali orang sudah terkena dengan permainan yang Anda lakukan, maka ia akan merasa jera dan bisa jadi nama produk Anda akan dicap buruk.

Lebih parah lagi jika orang yang menjadi korban, menyebarkan kabar tidak sedap mengenai produk dan ini dapat menurunkan kepercayaan dan citra perusahaan Anda.

Jika Anda tertarik untuk mencoba 4 langkah beserta strategi yang dimuat dalam artikel ini, pastikan bahwa Anda melakukannya secara berurutan. Jika tidak, maka hasilnya mungkin ada tetapi tidak maksimal. Semoga bermanfaat!

Bagikan juga pengalaman Anda kepada DigitalMarketer.id dan pembaca lainnya dengan mengisi kolom di bawah ini.

Bagikan artikel ini :

Related Posts