Memuaskan Pelanggan dengan Strategi Content Marketing

memuaskan pelanggan
4 November 2016
Bagikan artikel ini

Apakah konten yang Anda buat sudah membuat target audiens/pelanggan Anda puas?Apakah Anda sudah menggunakan content marketing dengan tepat untuk memuaskan pelanggan atau pembaca Anda?

Membuat konten seperti artikel biasanya bisa untuk membantu audiens/pelanggan memecahkan masalah.

Semakin baik pengalaman konten yang didapat, semakin senang audiens Anda dan semakin besar kemungkinan kepuasan mereka berlanjut setelah membeli produk Anda.

Mereka bahkan bisa mempromosikan produk Anda kepada teman-teman mereka tanpa diminta.

Menurut riset oleh Harvard Business Review , biaya untuk memperoleh pelanggan baru lebih besar daripada untuk mempertahankan customer yang Anda miliki saat ini.

Bahkan bisa 25x lebih banyak.

Jika mayoritas fokus Anda adalah pada memperoleh pelanggan baru, maka Anda akan berisiko mengabaikan kepuasan pelanggan Anda saat ini.

Anda perlu memirkan juga tentang Customer Lifetime Value (CLTV).

CLTV adalah periode di mana customer kembali lagi dan lagi untuk membeli dan menggunakan produk dari bisnis online Anda.

Tergantung pada model bisnis Anda, CLTV bisa naik lebih tinggi dari penjualan awal.

Karena menghabiskan biaya yang cukup rendah, masuk akal jika Anda menggeser srategi content marketing untuk fokus pada memberikan sesuatu yang lebih bagi fans/pembaca yang sudah ada.

Prinsip Memuaskan Pelanggan

Sebelum kami membahas strategi menggunakan content marketing untuk memuaskan pelanggan, kita akan membahas prinsip-prinsip memuaskan pelanggan terlebih dahulu.

memuaskan Pelanggan (2)

Prinsip ini harus menjadi faktor dalam tindakan, interaksi, dan konten yang Anda buat.

Jika Anda melewatkan prinsip tersebut, hasilnya pasti tidak akan maksimal, termasuk respon yang kurang bagus dari pelanggan Anda.

Berikut ini adalah pertanyaan yang dapat membantu mengetahui, apakah Anda bisa memuaskan pelanggan dengan content marketing:

  • Apakah konten ini bisa memberikan solusi dari masalah seseorang?
  • Apakah konten ini memberikan edukasi pada seseorang, tentang bagaimana memecahkan masalahnya di masa mendatang?
  • Apakah konten ini menarik dan setidaknya sedikit bisa menghibur mereka?

Memuaskan pelanggan Anda adalah tentang melebihi harapan atau ekspektasi mereka.

Ketika Anda mencari jawaban untuk sebuah masalah, Anda akan senang ketika akhirnya menemukannya.

Masalah Anda sudah terpecahkan.

Lalu jika dalam konten yang sama memberikan informasi tambahan untuk membantu Anda menghadapi tantangan yang sama di jalan, maka Anda bisa menjadi puas.

Ketika sebuah konten atau sumber yang memberikan informasi tersbut dengan senang hati dan antusiasme, Anda pasti senang bisa menjadi fans atau follower mereka.

Sebuah contoh yang bagus dari konten yang masuk dalam ketiga prinsip di atas adalah blog Buffer.

Anda bisa menemukan solusi tentang menggunakan aplikasi buffer dan informasi berguna lainnya.

Antusiasme penulis dan gairah yang bagus terpancar melalui konten mereka. Kegembiraan yang menular dan membuat audiens mereka datang kembali.

Meskipun Buffer sudah memiliki banyak audiens dan customer, mereka masih menyediakan konten yang dapat sangat membantu audiens dan customer mereka.

Strategi content marketing buffer untuk memuaskan pelanggan adalah langkah yang cerdas.

Pelanggan ingin berinteraksi dengan Anda

Anda akan mendapatkan loyalitas jika Anda memuaskan pelanggan.

Pelanggan yang senang akan dengan cepat memberikan review di sosial media, posting, mengomentari akun sosial Anda, dan tag brand/bisnis Anda di postingan mereka.

Mereka ingin tanggapan dari Anda. Pada tingkat tertentu, mereka berharap Anda akan menghargai komentar mereka, cukup berinteraksi saja dengan mereka.

Ini bisa menjadi kesempatan besar untuk meningkatkan konten dalam tanggapan yang Anda berikan.

Berikut adalah beberapa idenya:

  • Berbagi artikel bermanfaat atau relevan dari blog Anda.
  • Buat pertanyaan untuk memperpanjang percakapan.
  • Menanggapi dengan gambar atau video bahkan jika itu hanya untuk hiburan.
  • Membuat video yang Anda buat sendiri sehingga terlihat berbeda daripada cuma membalas dengan komentar teks biasa.

Ini contoh video dari Denny Santoso yang menjawab berbagai pertanyaan seputar Digital Marketing.

memuaskan Pelanggan 3

Apa pun yang Anda lakukan, usahakan untuk meluangkan waktu Anda guna menanggapi semua orang yang ingin berinterkasi atau mengetahui bisnis Anda.

Pelanggan ingin tahu bahwa Anda sedang mendengarkan

Anda akan menemukan dari pelanggan, banyak feedback (tanggapan) dan kesempatan untuk memperbaiki, bukan hanya orang-orang yang mungkin kesal atau jengkel dengan bisnis.

Perhatikan frase-frase seperti “Saya berharap,” “Aku ingin,” dan “bisakah” pada komentar di sosial media, forum, dan email.

Feedback tersebut dapat membantu perusahaan atau bisnis Anda meningkatkan operasi, produk, dan layanan. Ini juga membuka peluang bagi konten Anda.

Jawab segera tanggapan atau komentar-komentar mereka. Jawab dengan konten Anda sendiri dan kalau bisa berikan juga solusinya.

Dalam jangka panjang, balasan ini dapat berfungsi sebagai pancingan sebuah topik untuk mengeksplorasi secara mendalam dengan konten Anda.

Anda bisa melihat topik-topik tertentu yang sering muncul di antara follower dan pelanggan Anda.

Kemudian, Anda bisa membuat konten untuk mengatasi masalah-masalah dari topik tersebut.

Berikut ini contoh dari video AskDennySantoso, yang menjawab pertanyaan dari para follower, lalu menjadi sebuah konten video.

memuaskan Pelanggan 4

Anda bisa menghemat waktu karena tidak harus menjawab pertanyaan yang sama berulang-ulang.

Lebih penting lagi, itu menunjukkan pelanggan bahwa Anda memperhatikan mereka.

Anda bisa bertaruh mereka akan senang bahwa Anda disesuaikan sumber daya yang berguna untuk sesuatu yang mereka katakan atau bertanya.

TIPs: Jika sebuah feedback dapat memicu Anda untuk membuat konten, beri apresiasi bagi mereka yang memberikan feedback tersebut sebagai dorongan untuk konten Anda bila memungkinkan.

Tidak hanya menunjukkan bahwa bisnis Anda mendengarkan pelanggan, tapi juga pelanggan yang disebutkan dalam konten Anda lebih mungkin untuk berbagi konten Anda.

Pelanggan ingin manfaat spesial dan menyenangkan

Menggunakan email tidak hanya terbatas pada menjangkau dan memperoleh customer baru.

Namun email juga adalah media yang dapat membangun hubungan maupun interaksi, dan dapat digunakan untuk memuaskan pelanggan yang sudah ada.

Segmentasi audiens yang ada pada daftar email Anda.

Sehingga, Anda dapat menargetkan pelanggan yang ada saat ini dengan tepat.

Selain itu, Anda juga dapat menghasilkan atau berbagi konten unik dengan mereka melalui email yang sudah disegmentasi tersebut.

Ada beberapa ide untuk konten email tersebut, seperti:

  • Membuat penawaran khusus berdasarkan berapa lama merekasudah menjadi pelanggan atau total pembelanjaan (dan bila memungkinkan, sebutkan juga berapa lama mereka telah menjadi pelanggan atau nilai pembelanjaannya).

memuaskan Pelanggan 5

  • Buat konten interaktif untuk mengumpulkan feedback dari pelanggan Anda untuk produk dan layanan baru, atau menghibur mereka dengan membuat kuis yang menyenangkan.
  • Membuat konten yang bagus dan berbagi konten terbaru Anda secara eksklusif untuk pelanggan Anda saat ini.

Untuk segmentasi daftar email, Anda pasti memerlukan tool untuk melakukannya.

Ingin tahu tool apa saja yang bisa membuat segmentasi pada daftar email Anda? simak artikel tentang membangun email list berikut ini:

Membangun Email List Untuk Meningkatkan Sales Bisnis Anda

Nah, untuk belajar bagaimana membuat segmentasi pada daftar atau email list, Anda bisa bergabung dengan Digital Marketer.id Labs.

Dalam DigitalMarketer.id Labs, kami telah menyediakan Execution Plan Tutorial Menerapkan Sistem Email Marketing pada Bisnis Anda yang bisa Anda pelajari.

Ingin mempelajari sistem email marketing dan cara mempraktikkannya? >>> Bergabunglah dengan DigitalMarketer.id Labs.

CTA LABS EMAIL MARKETING

Memuaskan Pelanggan dengan Menghargai Mereka

Ketika calon pelanggan melihat review yang menarik, gambar atau video yang menampilkan bisnis Anda dari pelanggan Anda, mereka jauh lebih mungkin untuk melakukan pembelian.

Itu karena lebih dari 90% konsumen percaya pendapat dari rekan-rekan mereka daripada iklan.

Dengan menggabungkan konten yang dibuat oleh pengguna ke dalam strategi content marketing Anda, pelanggan Anda (kontributor konten) akan merasa dihargai karena Anda telah berbagi konten mereka.

Penggemar menyukai Anda karena suatu alasan, dan ketika Anda membuat mereka menjadi bagian dari cerita brand/bisnis Anda, itu membuat mereka merasa benar-benar dihargai.

Dan karena mereka suka melihat konten mereka di timeline sosial media Anda, mereka akan berusaha keras untuk melihat hal itu lebih sering terjadi dengan membuat konten-konten lainnya.

Ini disebut juga dengan User Generated Content.

User Generated Content (UGC) adalah konten yang dihasilkan dari user atau dibuat sendiri oleh pengguna/pelanggan.

Anda bisa menyimak tentang User Generated Content khususnya pada Instagram pada artikel berikut ini:

Instagram untuk Bisnis: Menggunakan User Generated Content untuk Posting Foto

Kesimpulan

Jika Anda benar-benar ingin memuaskan pelanggan, Anda harus memberikan mereka sebuah pengalaman membaca yang melebihi harapan mereka.

Konten Anda harus menjadi lebih bagus dengan memberikan solusi bagi sebuah masalah dan memberikan informasi tambahan yang berguna bagi mereka.

Selain membuat konten yang lebih bagus, Anda juga dapat memuaskan pelanggan dengan menghasilkan User Generated Content.

Jangan lupa juga untuk menyebutkan mereka di dalam konten yang Anda buat.

Bagaimana Anda memuaskan pelanggan dengan konten yang Anda buat?

Anda bisa berbagi pendapat Anda dengan DigitalMarketer.id pada kolom komentar di bawah ini.


Bagikan artikel ini

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>