12 Elemen Penting untuk Menciptakan Campaign Digital Marketing yang Sukses (Part 1)

Cara Membuat Campaign
30 Mei 2016
Bagikan artikel ini

Anda pernah membuat sebuah campaign untuk bisnis yang sedang Anda jalankan saat ini?

Seperti apa bentuk campaign terakhir yang Anda buat?

Pertanyaan ini mungkin akan membuat Anda berhenti dan berpikir untuk sejenak.

Mungkin Anda berpikir “Wah, campaign terakhir yang saya kacau sekali!”

Jika Anda berpikir demikian, berarti sebenarnya Anda sudah menyadari ada yang kurang dari campaign yang Anda buat dan membutuhkan suatu hal untuk meningkatkan campaign Anda berikutnya.

Tapi apa yang Anda butuhkan sebenarnya untuk menciptakan campaign yang sukses?

Artikel kali ini akan mengajak Anda untuk mencari suatu hal yang penting, yang mungkin belum Anda ketahui dan belum digunakan pada campaign-campaign yang telah Anda buat.

Bukan hanya itu, Anda juga akan diajak untuk memahami elemen penting dalam menciptakan campaign digital marketing yang sukses.

Mari kita mulai saja.

Cara Membuat Campaign yang Sukses

Mungkin Anda berpikir bahwa sebuah campaign sukses itu berdasarkan keberuntungan—memang sedikit ada benarnya. Tapi dalam presentase 100%, faktor keberuntungan itu hanya sekitar 10% sedangkan 90%nya berdasarkan usaha dan wawasan Anda.

Yang perlu Anda lakukan untuk memaksimalkan 90% ini adalah dengan mempertajam skill Anda dalam meriset pasar, menganalisis data, dan membangun strategi detail untuk membantu Anda dalam melaksanakan eksekusi secara sempurna.

Sebenarnya dalam menjalankan campaign digital marketing yang sukses membutuhkan waktu dan energi yang cukup panjang. Bukan hanya pada saat pelaksanaannya, tetapi juga pada saat membangun hingga sampai akhirnya ke proses go-live.

Jika Anda ingin menarik perhatian target market seperti halnya yang dilakukan oleh sebuah campaign favorit yang menarik perhatian Anda, di pembahasan berikutnya ada cara membuat campaign yang telah terbukti untuk membantu membangun pondasi dan juga mengarahkan campaign yang Anda buat menuju kesuksesan.

  1. Mencari Tahu Persona

persona

Semua pebisnis tahu elemen penting pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu persona secara detail sebelum memulai campaign.

Bekerjalah dengan tim sales Anda, anggota senior marketing dan orang lain yang memiliki pengalaman berhubungan langsung dengan customer (customer service, manajer toko, dll) untuk membangun profil detail seperti latar belakang target market, pekerjaan, tujuan serta tantangan yang dihadapi mereka sehingga Anda dapat lebih baik membuat konten yang akan terhubung dengan mereka.

Tips :

  • Brainstorming dengan tim Anda, ini akan membantu Anda dalam membangun sebuah ide tentang siapa yang yang menjadi target Anda dan bagaimana produk atau jasa Anda terhubung dengan calon customer.
  • Anda dapat melakukan wawancara singkat selama 30 menit dengan customer Anda saat ini. Siapkan daftar pertanyaan yang akan diajukan dan habiskan waktu lebih di luar wawancara.

Anda bisa memulai obrolan dengan menanyakan tentang perusahaan / pekerjaan mereka kemudian masuk ke produk / jasa Anda.

Inilah saat yang tepat! Anda dapat membangun sebuah profil yang lebih baik dari persona yang berkualitas dan bagaimana cara perusahaan Anda dapat berhasil memenangkan bisnis.

  • Membangun komunikasi lagi dengan calon customer yang tidak berhasil dijangkau oleh tim sales Anda (jika memungkinkan). Lakukan wawancara seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, tetapi cobalah untuk lebih fokus untuk menggunakan waktu Anda agar dapat mengoleksi informasi mengapa mereka tidak memilih untuk menggunakan produk / jasa dari perusahaan Anda.

Hal ini akan membantu Anda untuk bisa lebih mengerti jenis keberatan seperti apa yang dihadapi oleh tim sales Anda.

Catatan :

Semakin Anda meluangkan waktu lebih untuk satu aspek dari pembangunan campaign ini, sebenarnya Anda sudah melangkah menuju sukses.

Mungkin mempersiapkan barang untuk campaign akan memakan waktu dan energi Anda, tetapi mempersiapkan persona jauh lebih penting karena akan menentukan apakah campaign Anda akan berhasil secara keseluruhan atau malah sebaliknya.

  1. Melakukan Analisis Kompetitif

memantau-perkembangan-kompetitor

Anda pernah mendengar sebuah pepatah dari Sun Tzu yang mengatakan “Ketahui diri Anda sendiri dan musuh Anda, maka Anda akan memenangkan 1000 pertempuran.”

Dalam cara membuat campaign, dengan mengetahui luar dalam dari area umum kompetisi pemasaran yang ada pada social media sampai blogging, Anda bisa lebih memahami siapa yang menjadi target dengan melihat gaya pemasaran dari para kompetitor, pada konten apa yang mereka fokuskan, dan dimana mereka menemukan kesuksesan.

Sekali Anda mengetahui tentang hal-hal ini, Anda bisa memahami lebih baik bagaimana Anda bisa memposisikan diri pada medium yang berbeda untuk selangkah lebih dekat dengan semua orang.

Tips :

  • Carilah data yang solid (sekitar 5-7) dari pesaing Anda, baik secara langsung maupun secara tidak langsung untuk dianalisis.
  • Untuk melihat secara keseluruhan dari usaha Anda dalam berkompetisi di digital marketing, Anda dapat menggunakan SimilarWeb atau WebsiteGrader.
  • Gunakan Alexa Toolbar jika ingin mengecek traffic ranking kompetitor Anda.
  • Cari target keyword Anda dan perhatikan siapa yang muncul pada halaman pertama atau yang berada di atas Anda pada hasil pencarian.
  • Buatlah daftar situs media sosial apa saja yang digunakan oleh pesaing Anda.
  • Catat berapa banyak jumlah follower dari kompetitor Anda pada setiap platform yang mereka gunakan.
  • Catat konten apa yang di-share oleh pesaing Anda. Apakah mereka mempromosikan barang-barang mereka? Tone apa yang yang mereka gunakan? Berapa banyak engagement yang mereka dapatkan dari follower mereka?
  • Cek setiap situs blog pesaing Anda. Jika mereka memiliki satu blog, lihat seberapa aktif mereka pada blog tersebut, apa yang mereka bahas pada blog, dan tipe engagement seperti apa yang mereka terima.
  • Cek setiap situs kompetitor Anda pada sumber halaman yang mempromosikan jenis penawaran dan cobalah untuk mendownloadnya (kedengarannya buruk, tapi ini perlu dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih tentang kompetitor Anda). Anda bisa mengetahui jenis konten apa yang mereka buat, di bagian mana mereka terlihat baik dan bagian mana yang mereka lewatkan.

Catatan :

Semakin Anda mengetahui kompetitor Anda, apa yang mereka lakukan, dengan apa mereka menemukan kesuksesan. Informasi yang Anda dapatkan bisa membantu Anda untuk menciptakan campaign yang sukses.

  1. Suara & Pesan

7b0d2bbdeb924ec543dfce02884d43b3_200x200

Memahami persona dan kompetitor Anda adalah hal yang penting, dan ini merupakan salah satu cara membuat campaign yang sukses. Memahami bagaimana caranya untuk terhubung dengan persona dan membedakan diri dari pesaing adalah hal penting lain berikutnya.

Ketika tim sales Anda sudah tahu bagaimana cara mendekati calon customer dengan menghubungkannya ke goal dan tantangan, sementara pada saat yang bersamaan mereka juga membedakan diri dari para kompetitor, apakah Anda sebagai seorang marketer tahu bagaimana cara melakukan hal yang sama dengan konten Anda?

Luangkan waktu untuk berlatih dalam hal menjelaskan dan mendata.

Bagaimana cara Anda dapat memposisikan konten Anda agar lebih terhubung dengan persona serta membedakan diri dari pesaing akan membantu Anda dalam menciptakan konten yang efektif dan akan mengubah traffic menjadi lead untuk tim sales Anda.

Tips :

Anda bisa mulai berlatih sebelum membuat konten dengan meluangkan waktu untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut :

  • Tipe perusahaan (atau consumer untuk B2C) apa yang Anda targetkan?
  • Siapa pengambil keputusan dalam kelompok yang akan Anda fokuskan untuk upaya pemasaran Anda?
  • Apakah kebutuhan utama dan tantangan yang persona hadapi sehingga membuat perusahaan Anda melihat hal itu sebagai kesempatan untuk membantu mereka?
  • Bagaimana persona meihat solusi yang ditawarkan oleh perusahaan Anda? Jika mereka harus menjelaskan solusi Anda, bagaimana cara mereka melakukannya?
  • Apa manfaat utama yang persona mendapat dari solusi Anda?
  • Bagaimana solusi yang Anda sampaikan dapat membuat Anda terlihat berbeda dari pesaing lainnya?

Catatan :

Anda sudah hampir mendapat gambaran di dalam pikiran tentang suara dan pesan perusahaan Anda. Namun memiliki ide dan menuangkannya ke atas sebuah kertas adalah dua hal yang sangat berbeda.

Habiskan waktu yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas sebelum Anda menciptakan konten. Pertanyaan di atas berguna untuk memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang harus Anda lakukan ke depan agar dapat memenangkan persaingan.

  1. Target Keywords

keyword-suggestion-tools

Cara membuat campaign yang ampuh berikutnya adalah dengan memperhatikan target keywords.

Inbound marketing dan pembuatan konten campaign membutuhkan strategi SEO.

Apakah Anda mengetahui keyword yang persona Anda gunakan untuk mencari solusi Anda? Tahukah Anda keyword mana yang berpeluang dalam meningkatkan ranking Anda?

Memiliki list yang detail dan fokus yang relevan kemudian menghubungkannya dengan target keyword Anda dalam mengoptimasi konten merupakan cara terbaik untuk memastikan bahwa Anda sudah efektif dan efisien.

Tips :

  • Sebelum Anda mulai membuat daftar dari lusinan keyword pada page, persempit daftar Anda menjadi 3-5 keyword yang mungkin dicari oleh klien Anda. Posisikan diri Anda seperti mereka dan cobalah berpikir tentang kira-kira apa yang mereka cari.
  • Gunakan Google Adwords untuk melakukan penelitian yang sebenarnya. Gunakan keyword yang sudah Anda pilih untuk menghubungkannya dengan keywords yang disarankan, rata-rata pencarian bulanan, dan persaingan dari keywords. Pastikan Anda untuk melakukan tracking keywords dan jumlah pada lembar kerja.
  • Pertimbangkan berapa banyak pencarian keyword yang didapat, seperti apa bentuk hasil pencarian dari keywords. Pada akhirnya, ini adalah praktik yang terbaik untuk memilih 3-5 target keywords.

Catatan :

Progres dalam meningkatkan ranking page membutuhkan strategi yang rinci dan realistis.

Semakin banyak Anda menghabiskan waktu research untuk mengungkap keywords yang paling relevan dan dapat dicapai, semakin cepat Anda akan dapat meningkatkan SEO serta traffic Anda. Ini adalah salah satu cara membuat campaign yang akan mengantar Anda menuju kesuksesan.

  1. Mengoptimasi Meta Data

5865469840_6228d830af_z1

Cara membuat campaign yang sukses berikutnya dengan memperhatikan elemen ke 5, yaitu mengoptimasi meta data.

Sebelum Anda mulai mengambil target keyword baru yang Anda pilih untuk digunakan pada artikel blog dan konten halaman situs, pertama Anda harus fokus pada mengoptimalkan meta data Anda.

Apakah Anda tahu bahwa page titles Anda harus ada pada search enginesi dan site visitors? Bagaimana dengan meta description Anda? Apakah Anda memperhatikan alt teks dan page URL?

Mengetahui apa yang bisa on dan off pada area optimasi page agar fokus ketika menjalankan keyword baru sangatlah penting, terutama saat mengoptimasi website Anda untuk search engines.

Tips :

  • Anda dapat menggunakan Screaming Frog untuk menyusun daftar halaman. Setelah daftar ini disusun, pastikan untuk melacak link, Meta Titles, dan Meta Descriptions.
  • Meta Titles dimaksudkan untuk menjadi gambaran yang akurat mengenai isi suatu halaman konten. Ini adalah komponen penting karena menciptakan value untuk halaman hasil pencarian. Judul halaman yang optimal terdiri dari sekitar 50 sampai 60 karakter, tapi paling aman Anda tetap menggunakan 55 karakter.
  • Meta Descriptions memberikan penjelasan singkat (sekitar 155 karakter) dari isi konten di website. Hal ini sering digunakan untuk memberikan potongan preview kepada para pengunjung. Meskipun Meta Descriptions tidak memberikan pengaruh pada ranking search engine, namun ini juga bagian yang penting agar para pengguna melakukan klik pada website.

Catatan :

Membuat dokumen untuk mentracking keywords  dan meta data akan memungkinkan Anda untuk memastikan bahwa Anda memeriksa semua “SEO boxes”, selain itu akan memudahkan Anda ketika ingin melacak setiap dan semua perubahan keyword yang mungkin terjadi selama campaign.

Anda mungkin tidak menjadi seorang ahli SEO yang menggunakan teknik optimasi tingkat tinggi, tetapi Anda akan memperoleh dasar-dasarnya.

  1. Analisis Funnel & Strategi Penawaran

funnelconcept

Inbound marketing membantu Anda untuk menghasilkan prospek melalui promosi dari potongan konten premium gratis.

Hal yang umum dan semua orang mengetahuinya. Tetapi apa yang Anda lakukan ketika Anda sudah memiliki kumpulan sumber tetapi tidak yakin untuk siapa mereka sebenarnya dan di mana posisi yang paling cocok pada buyer journey? Yang dapat Anda lakukan adalah dengan menganalisis performa funnel!

Memahami konten apa yang live pada situs Anda, aset apa yang berpotensi untuk digunakan kembali dan mengkonversinya ke konten premium akan memberikan Anda ide yang lebih baik untuk menciptakan konten yang cocok dengan campaign Anda berikutnya.

Tips :

  • Daftar semua potongan konten yang Anda miliki sekarang ini dan koneksikan penawaran yang spesifik untuk persona dan tahap lifecycle.
  • Buat dan prioritaskan daftar untuk penawaran dan potongan konten premium yang Anda butuhkan untuk dikerjakan ulang dan digunakan kembali agar dapat mengisi setiap celah yang ditemukan dalam buyer journey.

Catatan :

Mudah jika ingin segera melompat ke dalam tahap menciptakan ebook baru ketika memulai sebuah campaign inbound marketing atau memfokuskan kembali pada satu progress, tetapi hal ini tidak selalu menjadi pilihan yang tepat.

Mendokumentasikan dan menyortir aset berbeda yang saat ini Anda miliki (baik yang live di situs Anda atau siap untuk gunakan kembali) akan memberikan gambaran yang lebih strategis tentang apa yang perlu dibuat.

Ketika saatnya Anda menciptakan ebook baru, Anda akan langsung mengetahui untuk siapa ebook tersebut, bagaimana ebook tersebut harus ditata dan pada konten apa yang harus Anda fokuskan.

Elemen Penting Berikutnya…

Ok sampai di sini dulu pembahasan kita mengenai cara membuat campaign.

Loh? Apa artikel cara membuat campaign sudah selesai?

Tunggu sebentar! Ini belum selesai!

Artikel cara membuat campaign ini baru hanya menjelaskan 6 elemen saja, masih ada 6 elemen lagi yang akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Sambil menunggu lanjutan dari artikel cara membuat campaign berikutnya, Anda dapat membaca

>>> Tampilan Website yang Ampuh Menghasilkan Konversi Lebih

>>> Cara Mendesain Checkout Page Konversi dari Sudut Pandang Psikologi Customer

banner-FB-tanpa-link-CTA

Tetaplah setia dan standby untuk mendapatkan artikel cara membuat campaign selanjutnya yang akan dipublish pada website DigitalMarketer.id !

Bila Anda memiliki kesulitan atau cerita menarik dan ingin disampaikan, Digitalmarkerter.id akan sangat antusias jika Anda berbagi pengalaman Anda pada kolom di bawah ini.


Bagikan artikel ini

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>