7 Cara Mengembangkan Mindset Entrepreneur

Mengembangkan mindset entrepreneur
4 Desember 2017
Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bagikan artikel ini :

Ada beberapa alasan mengapa Anda sering menemui atau mengalami kegagalan dalam memulai bisnis, salah satunya adalah soal mindset. Bisa jadi, Anda kurang mengembangkan mindset entrepreneur Anda.

Mindset adalah ukuran kekuatan seorang entrepreneur dalam memegang kendali bisnis yang dijalaninya. Perkokoh bisnis dan solidaritas team Anda dengan cara mengembangkan mindset entrepreneur yang Anda miliki.

Dengan Anda mau untuk mengembangkan mindset entrepreneur, berarti Anda sudah siap untuk membawa bisnis dan team Anda lebih maju dari sebelumnya.

Simak artikel ini, karena kami akan membahasnya :

Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan mindset entrepreneur?

1. Memiliki Visi yang Besar

 Rita.BigVision_800

Visi adalah tujuan dan cita-cita setiap perusahaan. Semakin besar visi yang dimiliki, semakin besar pula tantangan yang akan dihadapi untuk mencapai semua visi tersebut.

Dari sini, Anda membutuhkan strategi yang matang sebagai persiapan Anda menghadapi tantangan yang mungkin terjadi kedepannya.

Baca ini : How to Create a Big Vision for Your Company

Memang bukan hal yang mudah untuk mencapai dan meraih visi yang besar tersebut karena semuanya harus tetap dipertanggungjawabkan.

Namun sisi baiknya adalah Anda akan sering melatih mindset anda untuk berpikir kritis. Jika Anda sudah terbiasa dengan ini, Anda akan lebih mudah menghadapi dan menyelesaikan kejadian-kejadian tak terduga selanjutnya di bisnis Anda.

Baca ini : 7 Ways to Improve Your Critical Thinking Skills

2. Bagi Tugas Anda dengan Team

 1_NT16NNprqiZvRVe4GByzPA

Bagaimanapun, Anda tidak mungkin bekerja sendirian. Harus selalu ada yang bisa mem-backup Anda.

Baca ini : 10 Tips for Better Teamwork

Bimbing team Anda untuk bisa bekerja sesuai dengan planning Anda. Dan berikan suasana kerja yang nyaman untuk semua anggota team Anda.

Salah satunya adalah dengan memberikan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Sehingga team Anda akan bekerja dengan maksimal.

Dengan begitu, Anda bisa fokus pada tujuan-tujuan perusahaan yang akan dicapai dan menyiapkan sebuah stategi baru untuk dijalankan kedepannya.

3. Berjanji untuk Mendapatkan Hasil Lebih dari Sebelumnya

 promise2

Ketika Anda mendapatkan sebuah pekerjaan, sebaiknya Anda berjanji untuk dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Dengan Anda berjanji pada diri sediri, setidaknya Anda akan terdorong untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dibandingkan ketika Anda tidak berjanji.

Anda akan termotivasi bahwa Anda harus mendapatkan hasil yang lebih dari sebelumnya. Biasanya, ketika kita berjanji pada diri sendiri

Bukankah itu baik?

Sedikit demi sedikit, Anda melatih mindset Anda untuk berpikir lebih dari sebelumnya. Dengan begitu peluang Anda untuk berusaha mengembangkan mindset entrepreneur akan terbuka lebar.

4. Diversifikasi

 Diversify

Diversifikasi adalah sebuah kegiatan atau tindakan untuk membuat sesuatu menjadi lebih beragam sehingga tidak terpaku pada satu jenis saja.

Salah satu tujuan diversifikasi adalah untuk mengurangi risiko bisnis yang mungkin terjadi karena tidak tergantung pada bisnis tunggal.

Contohnya adalah melakukan diversifikasi terhadap bisnis Anda untuk menarik banyak client dengan memikirkan, menemukan, bahkan memproduksi produk baru untuk ditawarkan.

Baca ini : 8 Strategies to Diversify Your Business

Tidak ada salahnya untuk membuat sesuatu yang baru dari perusahaan Anda. Anggap saja pembaruan tersebuat sebagai sebuah penyegaran agar client memiliki kesan bahwa bisnis Anda sangat up to date.

5. Sales

 sales

Pemikiran dasar yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur adalah dengan membuat produk Anda disukai oleh para customer Anda.

Apabila produk Anda disukai oleh para customer, produk Anda akan diingat oleh mereka.

Disinilah tantangan yang sebenarnya. Anda harus berpikir bagaimana Anda bisa membuat produk-produk Anda disukai dan selalu diingat oleh para customer.

Ini juga akan mempengaruhi tingkat penjualan dan bisa membuat perusahaan anda memperoleh untung yang lebih dari sebelumnya.

Contohnya, membuat kemasan baru yang unik untuk produk Anda. Sehingga produk Anda akan lebih menarik perhatian dibandingkan produk pesaing.

Baca ini : 8 Steps to Make Customers Love Your Brand

Selanjutnya adalah dengarkan pendapat mereka tentang produk Anda entah itu sebuah keluhan atau pujian.

Jadikan keluhan atau pujian yang Anda dapat dari customer sebagai bahan untuk evaluasi bahkan inspirasi untuk bisnis Anda.

Intinya adalah memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi para client Anda. Masalah yang besar dari client, bisa Anda jadikan visi. Carilah misi untuk mencapai visi tersebut.

6. Cintai Bisnis Anda

 Love-your-business

Semua entrepreneur pasti sangat mencintai bisnis yang sedang dijalaninya. Dengan mencintainya, Anda akan lebih bersemangat untuk mencapai goal-goal dengan lebih baik.

Anda juga akan lebih bersemangat untuk memecahkan setiap masalah yang ada di depan Anda, baik masalah yang datang dari client atau dari dalam bisnis Anda sendiri.

Baca ini : 6 Ways To Fall In Love Again With Your Business

Cintai bisnis Anda apapun yang terjadi dan pastikan bahwa bisnis Anda dapat bertahan tanpa Anda.

Maksudnya adalah pastikan bisnis yang sudah Anda bangun sebelumnya bisa terus berjalan dengan waktu pengawasan Anda yang lebih sedikit.

Misalnya, Anda memutuskan untuk sejenak berlibur bersama keluarga atau sekedar mencari inspirasi sehingga Anda harus meninggalkan perusahaan untuk sementara waktu.

Atau waktu Anda akan jadi lebih sedikit untuk mengawasi bisnis tersebut karena Anda sudah punya rencana untuk menambah bisnis baru.

Dengan Anda mencintai bisnis Anda, Anda akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan dan menjadikan bisnis Anda lebih baik lagi.

Hal tersebut akan memancing Anda untuk berpikir lebih kreatif dan termotivasi untuk mengembangkan mindset entrepreneur Anda.

7. Mempertimbangkan Budget Perusahaan

 Best-iPhone-and-iPad-Personal-Finance-Apps

Mengejar dan mewujudkan sebuah visi memang penting. Tapi, yang harus Anda perhatikan selanjutnya adalah pengeluaran Anda selama mewujudkan visi tersebut.

Yang sebaiknya Anda pikirkan adalah bagaimana mencari jalan tengah antara penghematan budget dan visi yang sedang Anda kejar.

Karena menghemat pengeluaran perusahaan Anda juga tidak kalah pentingnya. Dengan menghemat budget, bukan berarti Anda ‘pelit’ dalam pengembangan perusahaan.

Contohnya, apabila Anda membutuhkan sesuatu untuk melengkapi sistem kerja perusahaan, Anda bisa mencari barang-barang atau sesuatu yang bisa dijadikan alternatif sebagai pengganti.

Baca ini : 10 Cara Cerdas Menurunkan Biaya Operasional Perusahaan

Kesimpulannya adalah Anda dapat mengasah kembali kemampuan berpikir kritis untuk mengembangkan mindset entrepreneur Anda.

Menemukan beberapa solusi untuk suatu masalah adalah salah satu cara yang mungkin bisa membantu Anda dalam mengembangkan pemikiran yang kritis guna

Itulah beberapa pembahasan mengenai cara yang mungkin bisa membantu dalam mengembangkan mindset entrepreneur Anda.

Sampai jumpa di artikel menarik kami lainnya.

Jangan lupa untuk membaca artikel menarik kami lainnya

Apabila Anda memiliki cerita atau pengalaman lain mengenai cara Anda dalam mengembangkan mindset sebagai seorang entrepreneur, Anda dapat membaginya di digitalmarketer.id.

Bagikan artikel ini :

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>