5 Skill yang Harus Dimiliki Tim Sales di Era Digital

478107954
10 November 2017
Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bagikan artikel ini :

Ada beberapa skill yang harus dimiliki tim sales di era digital seperti sekarang ini. Keterampilan dan skill tim sales sangat berpengaruh pada pengendalian penjualan produk di sebuah bisnis.

Untuk unggul di era digital ini, seorang pebisnis dan tim sales perlu belajar dan mengasah kembali keterampilan yang berpeluang besar dapat dikembangkan.

Bukankah jika tim sales Anda mau mengasah kembali keterampilan mereka, akan memberikan hasil positif untuk perusahaan? Penjualan perusahaan Anda akan meningkat misalnya.

Lalu, apa saja sih skill yang harus dimiliki oleh tim sales di era digital seperti sekarang ini?

Artikel ini akan membahas skill apa saja yang harus dimiliki tim sales di era digital.

Mari kita mulai pembahasannya.

Skill yang harus dimiliki tim sales di era digital:

 1. Melakukan Digital Research

o-DIGITAL-MARKETING-facebook-1150x647

Ketika perusahaan melakukan pembaruan dan menambah produk baru, maka tim sales perlu melakukan research kembali untuk menemukan insight dari target market yang baru.

Inilah salah satu skill yang harus dimiliki tim sales. Tim sales ibarat sebuah jembatan yang menghubungkan perusahaan dengan customer.

Dari awal, tujuan utama tim sales melakukan research adalah untuk menemukan, mengetahui dan memahami masalah target marketnya.

Sampai akhirnya, tim sales menemukan sebuah solusi berupa produk yang akan menyelesaikan masalah para target marketnya.

Pada dasarnya, sebuah tim sales bisa melakukan setidaknya research secara digital dan sosial. Alasannya sama, untuk mengetahui tren pasar dan peristiwa up to date.

Selengkapnya baca ini : Tren dan Perkembangan Pemasaran Digital 2017 untuk Segmentasi B2C dan B2B

Dengan terus menerus mengamati target melalui sosial media atau berosialisasi secara langsung, kita dapat mengidentifikasi dan memprediksi perubahan apa saja yang mungkin terjadi pada market kita.

Setelah kita tahu tren pasar saat ini, persona pembeli dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan perilaku dari konsumen, maka akan lebih mudah untuk pemasaran produk agar lebih terarah.

2. Kurasi Konten

content-curation-21

Konten adalah salah satu aspek yang tidak boleh absen dari sosial media bisnis. Biasanya para pengunjung sosial media akan menilai relevansi antara konten dan jenis bisnis Anda. Mereka juga akan melihat apakah sosial media Anda konsisten untuk memposting sebuah konten.

Memposting konten di sosial media bisnis secara konsisten dan terjadwal akan meningkatkan kepercayaan pengunjung pada bisnis Anda.

Sedangkan kurasi konten adalah sebuah ekspresi online dari sesuatu yang sifatnya seperti manusia.

Maksudnya adalah mengumpulkan dan membagikan hal menarik yang relevan dengan bisnis dan target audiencenya untuk mendapatkan keuntungan bersama.

Tim sales juga bisa ikut andil dalam pembuatan konten. Mereka bisa meminta tim konten untuk membuat sebuah konten yang sedang dibutuhkan atau topik terhangat.

Keuntungan untuk pengunjung sosial media adalah mereka mendapat ilmu baru setelah membaca konten-konten yang disuguhkan.

Keuntungan untuk perusahaan adalah bertambahnya pengunjung platform sosial media sehingga peluang menambah pembeli online juga bertambah.

Selengkapnya baca ini: Content Curation Guide for SEO

Dengan adanya kurasi konten, tim sales akan dapat menghubungkan antara perusahaan dengan pelanggan. Menciptakan sebuah dialog atau diskusi sehingga perusahaan akan lebih banyak berinteraksi dengan pelanggannya.

 3. Keahlian Analisis

 analyticalskills

Skill yang harus dimiliki tim sales selanjutnya adalah kemampuan menganalisa.

Tim sales yang bisa menganalisis perilaku pelanggan online memiliki keunggulan yang berbeda. Keterampilan yang satu ini wajib dimiliki oleh tim sales Anda.

Dengan menguasai keterampilan yang satu ini, itu berarti tim sales Anda bisa menggunakan pendekatan proaktif untuk menjual produk atau layanan dari perusahaan Anda.

Asah kembali skill tim sales Anda untuk berperan penuh dalam era digital ini. Sehingga peluang untuk meningkatkan penjualan terbuka lebar.

Sebagai contoh, perusahaan seperti Amazon dan Wal-Mart memiliki strategi dengan menggunakan data untuk keuntungan mereka.

Dengan mengevalusi perilaku penggunanya dengan hati-hati. Lebih mengerti dan memahami keinginan, kebutuhan dan solusi untuk masalah para pelanggannya.

Informasi dari kegiatan evaluasi tersebut kemudian dimanfaatkan dengan baik untuk memaksimalkan kemampuan mereka.

Selengkapnya baca ini : The Missing Management Skill

4. Membangun Kepercayaan

 BuildingTrust-web600w

Kepercayaan adalah kunci untuk membangun sebuah hubungan online. Calon pembeli biasanya akan mencari tahu informasi dan detail produk sebelum mereka memutuskan untuk membeli.

Ini adalah tugas besarnya. Tim sales harus memberikan informasi detail produk secara lengkap. Hal tersebut untuk menghindari kesalahpahaman dari pembeli.

Baca selengkapnya di sini: 10 Ways to Build Trust and Credibility With Your Customers

Namun yang terpenting adalah selain memberikan informasi pada customer, tim sales juga harus mendukung dan membimbing prospek mereka melalui layanan digital. 

Tidak hanya mengenai penjualan, tetapi bimbing customer Anda agar cepat melakukan action dari apa yang sudah disarankan.

Baca ini: Membangun Kepercayaan Konsumen di Era Digital

Membangun kepercayaan dengan customer di era digital ini mungkin agak sedikit menantang. Pasalnya, di era digital begitu banyak perubahan yang terjadi.

Di satu sisi perubahan itu penting karena sebagai wujud pembaharuan. Namun di sisi lain, ini adalah sebuah tantangan dimana bisnis owner dan timnya harus siap mempelajari hal-hal baru.

Tapi, cobalah berpikir positif. Di era digital, semuanya lebih terasa mudah. Termasuk untuk berinteraksi dengan para customer Anda.

 5. Menjadi Problem Solver

 problem-solving-header

Setiap customer pasti memiliki masalah. Mereka pasti ingin menemukan solusi untuk menyelesaikan masalahnya tersebut.

Cobalah untuk berkomunikasi dengan customer untuk menemukan apa keinginan terdalam dari audience Anda.

Buat customer Anda merasa nyaman terlebih dulu dengan melontarkan beberapa obrolan hangat mengenai topik-topik terkini yang berhubungan.

Jika Anda rasa sekarang sudah saatnya, berilah mereka kesempatan untuk menyampaikan semua masalahnya.

Pahami apa yang sedang dikeluhkan oleh customer Anda. Perhatikan cara bicaranya, intonasi hingga ke bahasa tubuh ketika customer Anda sedang bicara.

Dengan diperhatikan, customer akan merasa dihargai. Di sisi lain, Anda juga bisa menyimpulkan tipe customer yang sedang ada di dekat Anda saat ini.

Dengan begitu, Anda akan lebih mudah mengetahui apa keinginan terdalam dari customer tersebut.

Baca ini: 3 Problem Solving Skill Every Sales Professional Should Possess

Dari situ, cobalah Anda tawarkan solusi yang paling praktis untuk memecahkan masalah customer Anda.

Solusi praktis untuk suatu masalah akan menciptakan image branding yang positif.

Demikian artikel pembahasan tentang skill yang harus dimiliki tim sales kali ini.

Sampai jumpa di artikel menarik kami lainnya.

Apabila Anda memiliki pengalaman menarik atau cerita lain mengenai topik skill yang harus dimiliki tim sales, Anda dapat menceritakannya di digitalmarketer.id.

Disini Anda bisa mendiskusikan topik ini dengan kami.

Baca juga artikel kami yang berhubungan dengan topik ini:

Bagikan artikel ini :

Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>