Loading...

Apa Saja Komponen Sistem Informasi Pemasaran Digital?

Apa Saja Komponen Sistem Informasi Pemasaran Digital? – Pemasaran digital adalah proses penyampaian informasi, penjualan produk atau layanan, dan interaksi dengan pelanggan melalui penggunaan teknologi digital. Ini terdiri dari strategi pemasaran online dan offline. Mesin pencari, situs media sosial, iklan bergambar, buletin email, aplikasi seluler, dan situs web adalah contoh saluran pemasaran digital yang digunakan untuk menyampaikan pesan iklan kepada calon pelanggan. Semua upaya yang dilakukan melalui platform digital dianggap sebagai pemasaran digital.

Apa Saja Komponen Sistem Informasi Pemasaran Digital?

Digitalmarketer – “Sistem informasi yang ada pada sistem pemasaran adalah sebuah peralatan, struktur orang, dan prosedur yang berkelanjutan dan saling berinteraksi untuk mengumpulkan, mengevaluasi, menganalisis, menyortir, dan mendistribusikan informasi yang relevan, tepat waktu, dan juga akurat untuk digunakan oleh pengambil keputusan pemasaran guna meningkatkan sebuah perencanaan pemasaran yang ada pada mereka, implementasi serta yang ada pada kontrol.”

Baca Juga : Cara Sukses Membuat Kampanye Digital Marketing di Indonesia

Sistem ini dimaksudkan untuk menyusun kumpulan data yang tidak terkait menjadi satu kumpulan informasi yang kohesif dan koheren. Ini lebih dari sekadar pengambilan keputusan berdasarkan data. Ini juga mengungkapkan metode untuk menafsirkan informasi yang dikumpulkan dan bagaimana informasi ini dapat digunakan oleh departemen pemasaran untuk meningkatkan kemanjuran promosi dan kualitas mereka secara keseluruhan. Berikut adalah empat komponen dari setiap sistem informasi pemasaran, dan seseorang tidak dapat berfungsi dengan baik jika salah satu komponen yang disebutkan di bawah tidak ada:

Empat komponen dari setiap sistem informasi pemasaran

1. Sistem pelaporan internal

internal Sistem berbagi data yang terintegrasi sangat penting dalam dunia bisnis modern. Pekerja di departemen yang berbeda, seperti logistik dan sumber daya manusia, tidak menyadari bahwa informasi mereka sebenarnya dapat meningkatkan pengambilan keputusan di departemen lain. Informasi paling kritis yang harus diperoleh departemen pemasaran dari organ organisasi lainnya harus mencakup: Pesanan yang diterima, kepemilikan saham, dan faktur penjualan.

2. Sistem riset pemasaran

Bagian dari sistem informasi pemasaran ini adalah tentang pencarian informasi secara proaktif. Sebagian besar kampanye riset pemasaran dilakukan untuk memecahkan tantangan pemasaran tertentu, menggunakan metode pengumpulan data yang bertujuan. Namun, banyak organisasi yang terlibat dalam proyek riset pemasaran reguler untuk memantau keberadaan merek di area yang menjadi fokus upaya pemasaran mereka. Sekali lagi, informasi yang diperoleh dari riset pemasaran harus tersedia sebagai bagian dari MIS.

3. Sistem intelijen pemasaran

Sementara sistem riset pemasaran menilai dan memantau upaya pemasaran organisasi yang ada, intelijen pemasaran adalah pandangan umum pada situasi pasar saat ini. Dengan kata lain, manajer pemasaran dapat mengevaluasi lingkungan makro untuk mencari potensi tantangan, ancaman, dan peluang. Penilaian ini dapat dilakukan secara formal (menyusun laporan penelitian untuk pengambil keputusan tingkat tinggi) atau informal (santai mencari informasi saat istirahat makan siang).

4. Model pemasaran

Model-model ini (termasuk statistik, matematika, keuangan, dan ekonometrika) membentuk subsistem analitis dari sistem informasi pemasaran. Model-model ini dimaksudkan untuk mengotomatisasi analisis data yang dikumpulkan dalam tiga komponen SIM sebelumnya. Beberapa model bersifat stokastik, di mana mereka menentukan probabilitas berdasarkan data yang disajikan, sementara yang lain bersifat deterministik, di mana hubungan antar variabel dinyatakan dalam istilah matematis. Sangat sedikit UKM di Afrika Selatan yang memiliki – atau bahkan mengetahui tentang – sistem informasi pemasaran digital. Ini penting untuk keberhasilan keseluruhan dari setiap departemen pemasaran.

Pentingnya Pemasaran Digital dalam Bisnis:

  • Pemasaran digital adalah cara baru untuk mempromosikan perusahaan. Ini dikenal sebagai pemasaran internet atau pemasaran digital, dan ini memberi Anda berbagai opsi untuk menjangkau audiens target Anda secara efektif.
  • Tujuan utama pemasaran digital adalah untuk meningkatkan jumlah orang yang mengunjungi situs web Anda dengan mengembangkan pengalaman merek yang menarik yang akan menarik klien baru ke toko atau bisnis Anda.
  • Selama dekade terakhir, penggunaan perangkat seluler telah berkembang secara dramatis, menjadikannya lebih mudah diakses daripada sebelumnya baik oleh konsumen maupun perusahaan. Ini berarti bahwa alih-alih datang ke toko untuk menerima informasi, lebih banyak orang mencarinya di ponsel atau tablet mereka.
  • Masalah ini diselesaikan dengan pemasaran digital, yang memungkinkan perusahaan menghasilkan dan mendistribusikan pesan khusus kepada pelanggan pada waktu yang tepat. Ini berarti mereka akan bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan saat mereka membutuhkannya, memungkinkan mereka untuk menjadi lebih efisien dan produktif dalam kehidupan sehari-hari mereka.
  • SEO adalah contoh bagus dari jenis teknik pemasaran ini. Anda dapat membangun merek Anda melalui halaman web dan memasarkannya dengan rencana yang menarik lebih banyak lalu lintas ke situs web, serta mengiklankan bisnis Anda di mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing, dengan metode ini. Ini adalah bagaimana Anda dapat meningkatkan pendapatan Anda.

Powered By WordPress | Flawless Recipe